Kementerian PUPR Survei Lahan Usulan Sekolah Rakyat di Tubaba

ari

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan survei dan verifikasi calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat usulan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di lahan seluas 9,4 hektare, di wilayah Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (8/1/2026).

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Survei dan verifikasi tersebut dilaksanakan di lahan yang berada di Tiyuh Kantong Panaragan, wilayah perbatasan Tiyuh Pulung Kencana, dan Candra Mukti, tepat di samping Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tubaba.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian teknis atas usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang diajukan oleh Pemkab Tubaba kepada pemerintah pusat pada akhir 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan survei didampingi langsung oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Asisten II, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta), Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Dinas Perhubungan.

Baca Juga  Pemerintah Tiyuh Penumangan Gelar Kegiatan Peningkatan Ketahanan Keluarga

Perwakilan Kementerian PUPR dari Dirjen Prasarana Strategis Wilayah Lampung, Pendi M.Y., menjelaskan bahwa survei ini bertujuan untuk memverifikasi kelayakan teknis lokasi yang diusulkan Pemkab Tubaba.

“Hari ini kami melakukan survei verifikasi calon lokasi Sekolah Rakyat Kabupaten Tubaba. Secara teknis, lokasi ini telah memenuhi persyaratan, baik dari sisi akses jalan, ketersediaan jaringan air, jaringan listrik, kontur lahan yang relatif datar, maupun luas lahan yang melebihi ketentuan minimal lima hektare,” ujar Pendi.

Meski demikian, Pendi menegaskan bahwa penetapan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos). Pihak Kementerian PUPR hanya bertugas melakukan penilaian teknis dan menyampaikan hasilnya kepada kementerian terkait.

“Kami masih menunggu kelengkapan dokumen administrasi, seperti sertifikat tanah, Kesesuaian Tata Ruang (KTR), serta Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). Setelah itu, hasil verifikasi teknis akan kami laporkan. Penentuan prioritas lokasi tetap berada di Kemensos,” jelasnya.

Ia menambahkan, soal usulan pembangunan Sekolah Rakyat akan direalisasikan tahun ini atau tidak, ini juga nantinya bergantung dari kebijakan pemerintah pusat. Sebab daerah pengusul tidak hanya datang dari Kabupaten Tubaba, tetapi juga dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Baca Juga  ADD Tubaba 2026 Menyusut, Siltap Kepala Tiyuh dan Aparatur Ikut Terpangkas

“Saat ini, di Provinsi Lampung telah ditetapkan tiga lokasi Sekolah Rakyat, yakni di Kota Baru sebagai usulan Pemprov Lampung, Sukadana usulan Kabupaten Lampung Timur, dan Desa Candu, Kalianda, usulan Kabupaten Lampung Selatan,” ulasnya.

Apabila usulan Kabupaten Tubaba disetujui, tahapan perencanaan diperkirakan memerlukan waktu satu hingga dua bulan. Proses lelang direncanakan dapat dimulai pada Agustus 2026, dengan target bangunan sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru pada bulan Juli tahun berikutnya.

Terkait pengalokasian anggaran, Pendi memperkirakan pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan dana minimal sekitar Rp200 miliar. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang kelas jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, kantin, rumah ibadah, ruang serbaguna, serta sarana olahraga.

“Luasan ideal kawasan Sekolah Rakyat berada pada kisaran 5 hingga 10 hektare dengan estimasi waktu pembangunan sekitar 10 bulan,” ucapnya.

Baca Juga  Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat

Sementara itu, Bupati Tubaba Novriwan Jaya menyatakan komitmen penuh Pemkab Tubaba dalam mendukung program nasional pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan dan melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat,“Kami mendukung penuh program ini. Lahan sudah kami siapkan, dan sebelumnya kami juga telah bertemu langsung dengan Menteri Sosial. Harapannya, di lahan seluas 9,4 hektare ini dapat dibangun Sekolah Rakyat sekaligus fasilitas olahraga berupa gedung olahraga (GOR) berstandar nasional,” kata Novriwan.

Ia menilai keberadaan Sekolah Rakyat yang terintegrasi dengan fasilitas olahraga akan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan pendidikan dan sarana publik di Kabupaten Tubaba, tanpa harus membangun fasilitas terpisah di kemudian hari.

“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Tubaba dapat segera direalisasikan. Lokasi di sekitar kawasan pendidikan, ada Kantor Perpustakaan Daerah, Sekolah Tarakanita, ini sangat strategis dan segala persyaratan telah kami siapkan sesuai ketentuan serta kebutuhan kementerian, semoga Sekolah Rakyat ini segera terbangun di Tubaba,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu
Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri
Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan
Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029
Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029
Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Senin, 2 Februari 2026 - 19:49 WIB

Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP

Senin, 2 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:46 WIB

SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:44 WIB

Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:21 WIB

Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB