Kembali Bermasalah, Ribuan Mahasiswa KKN UIN Keluhkan Kinerja LP2M

Redaksi

Senin, 30 Juli 2018 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Ribuan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang tengah menjalani kuliah kerja nyata (KKN), harus menelan kekecewaan lantaran mengalami berbagai permasalahan saat menjalani salah satu tri darma perguruan tinggi ini.

Setelah sempat bermasalah terkait tempat tinggal yang kabarnya diperas oleh oknum aparat desa di Pringsewu, kali ini ribuan mahasiswa mengeluh soal kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), yang hingga kini belum mendistribusikan jaket KKN. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 2000an peserta KKN, baru 631 jaket yang terdistribusi, padahal waktu tender dari pengadaan barang tersebut telah melebihi batas yang ditentukan.

Salah satu mahasiswa KKN, Basri Fauzi kecewa dengan kinerja  LP2M dalam pendistribusian jaket yang tidak sesuai jadwal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saya datang ke ruang LP2M untuk menanyakan persoalan jaket KKN, namun saat saya tanyakan kepada pihak LP2M, jaket yang sudah sampai belum bisa saya ambil padahal jaket sudah ada di kampus. Padahal kami berangkat udah dari tanggal 24 Juli kemarin,\” ungkap Basri, Senin (30/7).

Menanggapi hal tersebut, Ketua LP2M, Nasor mengatakan, jaket tersebut belum seluruhnya jadi, jaket yang berada di ruangannya tersebut belum di pilah-pilah, dan itu pun belum semuanya datang.

\”Jaket sudah datang sebagian, tapi belum bisa di bagikan, karena masih menunggu sisanya, sisanya masih ada 1000 Pcs, kemungkinan Jum\’at atau Sabtu baru ada kejelasan,\” kata dia. Pemenang tender dari pengadaan jaket ini pun belum bisa memberikan konfirmasi, lantaran nomor telepon selulernya yang tidak aktif. (Agis)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB