Kapolri: Aksi Terorisme di Indonesia dan Lampung, JAD yang Tengah ‘Bermain\’

Redaksi

Senin, 4 Juni 2018 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan melakukan langkah kongkrit dalam menangkal jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ada di Lampung.

Menurut Kapolri Jendral Pol M Tito Karnavian, di Provinsi Lampung jaringan JAD ada dalam skala yang tidak terlalu besar, namun pihaknya telah menyusun langkah-langkah dalam menangani persoalan tersebut.

“Itu jaringan JAD. Sudah sering saya sampaikan di media bahwa yang kini tengah bermain adalah jaringan JAD. Tapi kami bersama TNI sudah menyusun langkah-langkah untuk menangani perrsoalan ini,” ujar Tito usai melangsungkan shalat tarawih di Makorem Lampung, Senin (4/6) malam.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, aksi terorisme adalah puncak dari idiologi yang membolehkan adanya kekerasan, dan penyebarannya kian massif lantaran didukung dengan adanya berbagai media sosial. “Ini mengambil momen dengan adanya kebebasan berekspresi, kemudian diperkuat dengan adanya media sosial dan internet,” jelas Tito.

Kemudian, Polri juga akan memfokuskan keamanan pada gelaran Asian Games 2018. Menurutnya, hal ini dilakukan lantaran adanya gerak-gerik mencurigakan dari jaringan JAD. “Yang sedang bermain saat ini adalah JAD. Jadi untuk pengamanan Asian Games 2018 kami akan melakukan langkah-langkah yang belum bisa saya sampaikan. Biarkan kami bekerja terlebih dahulu, nanti informasinya kan saya sampaikan di media,” paparnya.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Sebelumnya, Kapolri Jendral M Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia, melakukan safari ramadhan di Lampung. Kedatangan Kapolri bersama Panglima TNI disambut para dengan lagu “Selamat Datang Lamo Nian tak Jumpa”.

Perlu diketahui, dalam beberapa hari kebelakang Tim Densus 88 telah mengamankan 5 terduga teroris yang berada di Provinsi Lampung. 3 diantaranya diamankan di Kabupaten Pringsewu, dan sebelumnya 2 terduga teroris berhasil diamankan di Kabupaten Pesawaran.(Melita)

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB