ITERA dan Kemenhub Bahas Peningkatan Kualitas Udara Kota di Indonesia

Redaksi

Rabu, 23 Juni 2021 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar peningkatan kualitas udara kota di Indonesia yang diadakan Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Lingkungan Hidup dan Sanitasi ITERA, Rabu (23/6). Foto: Dok. ITERA

Webinar peningkatan kualitas udara kota di Indonesia yang diadakan Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Lingkungan Hidup dan Sanitasi ITERA, Rabu (23/6). Foto: Dok. ITERA

Bandarlampung (Netizenku.com): Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan kajian tentang peningkatan kualitas udara kota di Indonesia sebagai bagian mitigasi perubahan iklim.

Salah satu strategi yang diupayakan Kemenhub untuk meningkatkan kualitas udara perkotaan adalah mendorong masyarakat beralih menggunakan fasilitas transportasi umum.

Selain itu pemerintah daerah diminta memberikan menyubsidi bagi moda transportasi publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menhub Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi, Prof. Wihana Kirana Jaya, Ph.D., saat menjadi narasumber webinar yang diadakan Pusat Riset dan Inovasi (Purino) Lingkungan Hidup dan Sanitasi ITERA, Rabu, 23 Juni 2021.

Kegiatan yang mendapatkan apresiasi dari Menteri Perhubungan RI, Ir. Budi Karya Sumadi, tersebut juga menghadirkan narasumber lain, dua dosen Program Studi Teknik Lingkungan ITERA, Ahmad Daudsyah Imami, S.T., M.T. dan Alfian Zurfi, S.T., M.T., serta Kepala Bidang Teknik Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Dr. Mohammad Syafrizal, S.T., M.Si.

Baca Juga  UML Jajaki Kerjasama dengan UMKT

“Bapak Menteri memberikan apresiasi terhadap ITERA karena bisa berkembang dengan cepat dan berharap bisa menjadi Green University di Indonesia,” ujar Prof. Wihana.

Prof. Wihana dalam materinya memaparkan konsep transportasi hijau dan SDGs. Dia juga menyebut perlu inovasi dan trobosan untuk bisa menciptakan kota yang layak huni dengan kualitas udara yang baik.

Beberapa strategi dapat dilakukan seperti perbaikan tataguna lahan perkotaan atau ruang publik untuk membatasi aktivitas perjalanan dengan kendaraan pribadi, mendorong pergeseran dari moda transportasi boros energi ke moda yang ramah lingkungan, hingga melakukan efisiensi bahan bakar dan menggunakan kendaraan berbasis energi baru terbarukan.

“Masyarakat di Provinsi Lampung maupun provinsi lain di Indonesia saya harap dapat beralih ke kendaraan umum. Tentunya hal ini harus dibantu oleh pemerintah daerahnya agar kendaraan umum bisa disubsidi,” ujar Prof. Wihana.

Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan ITERA Acep Purqon, S.Si., M.Si., Ph.D., menyampaikan topik webinar yang diangkat sangat penting. Generasi muda disebut perlu berperan besar dalam penanganan perubahan iklim yang saat ini terjadi.

Baca Juga  Dekafilm ITERA dan ADN Lampung Gelar Festival Film Dokumenter Tanah Lado

“Generasi muda kita perlu membuat teknologi terbarukan untuk menyelesaikan permasalahan ini karena masyarakat berhak mendapatkan udara yang bersih,” ujar Acep.

Sementara Kepala Purino LHS ITERA, Endang Setiawati, menambahkan agar generasi muda bisa menyerap materi hari ini dengan baik sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan bermasayarakat dalam rangka meningkatkan kualitas udara disekitarnya.

Dalam sesi materi, Dosen Program Studi Teknik Lingkungan ITERA Ahmad Daudsyah Imami, S.T., M.T. menyampaikan bahwa ada bebarapa episode terbaru atau fenomena-fenomena yang berkembang dalam pencemaran udara di perkotaan.

Di antaranya yaitu Eastern chinese fog (2013) yaitu kabut yang persisten dan tidak mudah hilang di Beijing selama 5 hari berturut-turut dan Severe air polution episode (2016) yaitu selama satu minggu terjadi kabut persisten yang menganggu visilibitas penerbangan dan kesehatan masyarakat di India.

Sementara Kepala Bidang Teknik Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Dr. Mohammad Syafrizal, S.T., M.Si. menyebut semua sumber energi memiliki beberapa dampak pada lingkungan.

Baca Juga  Pemkot dan Itera Kerja Sama Tingkatkan Kapasitas Petani Milenial Bandarlampung

Syafrizal juga menyebut pihaknya sedang mendorong para ahli di bidang sosial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, agar mau beralih ke transportasi masal.

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Nurul Mawaddah, S.T., M.T., dosen ITERA Alfian Zurfi, S.T., M.T. turut memaparkan strategi dalam mitigasi perubahan iklim di perkotaan.

Dari penelitian yang dilakukan, Alfian menyatakan bahwa berdasarkan pernyataan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC, 2018), aktivitas manusia diperkirakan telah menyebabkan sekitar 1,0 ° C pemanasan global di atas tingkat pra-industri, dengan kisaran kemungkinan 0,8°C hingga 1,2°C.

Pemanasan global kemungkinan akan mencapai 1,5°C antara 2030 dan 2052 jika terus meningkat pada tingkat saat ini.

Mitigas perubahan iklim dapat dilakukan membuat inovasi teknologi baru, sumber energi bersih, deforestasi berkurang, metode pertanian berkelanjutan yang lebih baik, dan perubahan perilaku individu dan kolektif. (Josua)

Berita Terkait

Rektor ITERA Paparkan Inovasi Riset untuk Pemberdayaan Masyarakat
Wali Murid Sekolah Alam Al-Karim Peringati Hari Guru
Reuni Akbar SMAN 3 akan Dihadiri Tokoh Pemerintahan dan Artis Alumnus
Pasca Jadi Bahasa Resmi UNESCO, Ini Tindak Lanjut Kantor Bahasa Provinsi Lampung
SMK SMTI Balam Teken MoU dengan 10 Perusahaan untuk Maksimalkan SDM
Dies Natalis ke-9 Itera, Momentum Peningkatan Kualitas SDM Sains dan Teknologi Sumatera
Arinal: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Bonus Demografi
Kejar Mimpi Lampung by CIMB Niaga Gelar Event Budaya Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:33 WIB

Pelunasan Bipih Tahap Kedua di Buka 13 Hingga 26 Maret, Ini Syarat dan Mekanismenya

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:24 WIB

Marindo Resmi Dilantik Jadi Pejabat Bupati Pringsewu

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:50 WIB

Pemprov Lampung Gelar Asistensi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:38 WIB

Gubernur Arinal Minta Maksimalkan PON XXI Sumut-Aceh

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:10 WIB

Puji Dorong JCH Segera Lengkapi Syarat Pelunasan Tahap II

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:05 WIB

Ribuan Peserta Diprediksi Ramaikan Lampung Half Marathon 2024

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:42 WIB

Gubernur Arinal Gaet Investor Tingkok

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:36 WIB

Pemprov Lampung Rakor Penanganan Dampak Banjir

Berita Terbaru

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ketika melantik Marindo Kurniawan. Foto: Luki.

Lampung

Marindo Resmi Dilantik Jadi Pejabat Bupati Pringsewu

Jumat, 1 Mar 2024 - 15:24 WIB

Tulang Bawang Barat

Tim Evaluasi Kemendagri Nilai Kinerja Pj Bupati Tubaba Sangat Baik

Jumat, 1 Mar 2024 - 13:09 WIB