IDI Minta Pemkot Perhatikan Ketersediaan Nakes di RS

Redaksi

Selasa, 29 Juni 2021 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, didampingi Camat Tanjungkarang Barat meluncurkan gerakan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Penyuluhan Masyarakat Tentang Covid-19 di Poskeskel Kelurahan Gedong Air, Kamis (4/3). Foto: Netizenku.com

Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, didampingi Camat Tanjungkarang Barat meluncurkan gerakan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Penyuluhan Masyarakat Tentang Covid-19 di Poskeskel Kelurahan Gedong Air, Kamis (4/3). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, meminta Pemerintah Kota setempat memperhatikan ketersediaan tenaga kesehatan dengan meningkatnya keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19.

“Jadi tidak hanya ketersediaan ruang isolasi saja yang dipikirkan, SDM nakes juga harus diperhatikan,” kata dr Aditya di Bandarlampung, Selasa (29/6).

Baca Juga: Dinkes Bandarlampung Minta RS Tambah Ruang Isolasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dr Aditya, Pemerintah Kota dapat memberdayakan dokter, bidan maupun perawat yang sudah selesai menjalani pendidikan kesehatan di untuk menangani pasien Covid-19.

“Mereka diberi pelatihan untuk menangani Covid-19, Insyaallah bisa asal semua terencanakan dan melibatkan banyak pihak. Atau pemerintah daerah dapat mengambil nakes dari daerah lain,” ujar dia.

Untuk ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit, dr Aditya meminta pimpinan rumah sakit memiliki inovasi.

“Beberapa rumah sakit tidak menambah ruangan isolasi tapi menambah tempat tidurnya saja. Misal mereka telah menambah beberapa persen ruangan dan tempat tidur bagi pasien Covid-19 tanpa mengurangi tempat tidur untuk pasien dengan sakit biasa,” kata dia.

Aditya mengatakan pemerintah bisa mengambil langkah yang lebih progresif dengan menyediakan rumah sakit darurat sementara yang mudah dibuat dan ditutup seperti Wisma Atlet di Jakarta.

“Semua ini harus sudah dipikirkan sebelum kejadian, ini bisa dilihat dari tingkat positif kasus harian Covid-19,” tutup dia. (Josua)

Baca Juga: IDI: pandemi Covid-19 terkendali dengan 3T dan 5M

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB