Hilang, Penggembala Kerbau Diduga Terseret Arus Sungai Way Semaka

Redaksi

Jumat, 16 Maret 2018 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR terus melakukan pencarian penggembala yang diduga terseret arus sungai.

Tim SAR terus melakukan pencarian penggembala yang diduga terseret arus sungai.

Lampung Barat (Netizenku): Ican (65), warga Bandar Agung Kecamatan Suoh, Lampung Barat (Lambar) yang keseharian menggembala kerbau di seputaran Way Semaka, diduga hilang sejak pukul 16.00 WIB, Kamis (15/3).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar Maidar menerangkan, pihaknya menerima laporan dari warga setempat, Jumat (16/3), tentang hilangnya korban. Setelah mendapat laporan tersebut, dirinya bersama tim SAR dan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulan Bencana (PB) langsung turun ke lokasi tempat hilangnya korban.

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

\”Menurut penuturan warga setempat, korban keseharian menggembala kerbau di aliran Sungai Way Semaka, dan biasanya pulang sore hari. Pas dihari kejadian, sudah jam 5 tapi korban tidak juga pulang,\” kata Maidar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencari korban, sambungnya, selain menurunkan 21 personil SAR dan 20 satgas PB, juga diturunkan satu unit perahu karet, serta dua perahu fiber lengkap dengan mesinnya. \”Saat ini tim kami sedang menyusuri Way Semaka, yang juga dibantu warga setempat menyisir pinggiran sungai, tapi korban belum juga ditemukan,\” jelasnya.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan warga Trimekarjaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), kemarin korban bersama kerbaunya maaih terlihat di pinggir sungai. Dugaan sementara korban hanyut terseret arus Way Semaka. \”Dugaan kami korban terseret arus Way Semaka, maka fokus pencarian di aliran sungai tersebut,\” kata Maidar yang hingga Jumat siang masih terus melakukan pencarian.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Untuk mempercepat proses pencarian, imbuhnya, Basarnas Provinsi Lampung telah tiba di lokasi kejadian dengan menurunkan tujuh orang personil serta satu unit perahu karet. Sementara Basarnas Perwakilan Lampung Pos Komando Natar, Lamsel, sedang dalam perjalanan.

\”Untuk mempercepat proses pencarian korban, kami minta bantuan dari Basarnasda Lampung dan Basarnas Perwakilan Lampung Pos Natar Lamsel, dan semoga korban segera diketemukan,\” harapnya. (Iwan)

Berita Terkait

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Selasa, 28 April 2026 - 14:32 WIB

Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:43 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Minggu, 26 April 2026 - 17:12 WIB

Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 April 2026 - 17:04 WIB

Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:59 WIB

Wagub Jihan Ajak Ulama Mesir Perkuat Sinergi Pendidikan di Lampung

Berita Terbaru

Tersedia 10 armada (3 unit beroperasi tahap awal) dengan tarif Rp5.000 menggunakan sistem pembayaran non-tunai.(Foto: ist)

Bandarlampung

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:08 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB