Herman HN Tegaskan Warga Bandarlampung Gratis Berobat

Redaksi

Jumat, 6 November 2020 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN usai mengikuti rakor virtual bersama Kementerian, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, Kepala Satgas Covid-19, KPU RI, dan Bawaslu RI, Rabu (9/9). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN usai mengikuti rakor virtual bersama Kementerian, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, Kepala Satgas Covid-19, KPU RI, dan Bawaslu RI, Rabu (9/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, mengunjungi kediaman seorang pasien yang telah melahirkan di Puskesmas Kota Karang, Bandarlampung, Jumat (6/10).

Ibu yang melahirkan di Puskesmas atau rumah sakit milik Pemkot Bandarlampung, Nurjanah (32), warga Kelurahan Kota Karang, Telukbetung Timur, itu dikabarkan dimintai uang persalinan sebesar Rp600 ribu di Puskesmas setempat.

Akan tetapi, Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, saat mengunjungi pasien tersebut membantah pemberitaan terkait adanya beban biaya yang dikenakan pada warganya. Sebab, ditegaskannya, layanan kesehatan di kota setempat dipastikan gratis bagi warga Bandarlampung.

Baca Juga  Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ini yang diberitakan media itu bohong saja, dia memang punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) mati, setelah itu dia menggunakan e-KTP dan KK, gratis. Ini kan media yang \’ngerusak ini. Sudah saya tanya, tadi dia enggak bayar apa-apa di Puskesmas Kota Karang,\” kata Herman HN.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Ia menegaskan, bahwa program kesehatan gratis ini telah berlangsung sejak masa awal kepemimpinannya di tahun 2012. Program itu diluncurkan bukan karena adanya masa-masa politik saat ini.

\”Ini dunia politik ini kejam, semau-semaunya orang \’ngomong. Dari Tahun 2012 (layanan kesehatan gratis, red), bukan karena politik-politik,\” ungkapnya.

Ia pun menyesalkan atas pemberitaan yang telah beredar. Ia berharap media dapat memberitakan sesuai dengan fakta di lapangan.

Baca Juga  HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur

\”Ini yang saya sesalkan, cobalah beritakan yang bagus, yang benar katakan benar, di dunia nggak apa-apa, di akhirat duluan yang kena pentung,\” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:37 WIB