Herman HN Minta Penyelenggara Pilkada Kerja Sesuai Aturan

Redaksi

Jumat, 11 Desember 2020 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN didampingi istri Eva Dwiana usai mencoblos di bilik suara TPS 06 Taman Budaya Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat, Rabu (9/12). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN didampingi istri Eva Dwiana usai mencoblos di bilik suara TPS 06 Taman Budaya Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat, Rabu (9/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Usai pemungutan suara Pilwakot Bandarlampung, Rabu (9/12) kemarin, Wali Kota Bandarlampung Herman HN berharap penyelenggara pilkada, KPU dan Bawaslu, melaksanakan peraturan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

\”Harapan saya jangan jadi calo. Aparat penyelenggara di bawah ini yang sering macam-macam. Kita lurus sajalah, kan sudah digaji, ini uang rakyat Bandarlampung semua,\” kata Herman HN.

Dia meminta jajaran penyelenggara di tingkat bawah bekerja sesuai aturan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Kota Tapis Berseri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”KPU digaji, Bawaslu digaji, sampai tingkat bawahnya. KPPS ini kan dibayar Pemda Kota Bandarlampung. Uang rakyat harus kita pertanggungjawabkan. Jangan semau-maunya,\” tegas dia.

Herman HN bersama istri Eva Dwiana menyalurkan hak pilihnya di TPS 06 Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat yang berada di Taman Budaya.

Berdasarkan hasil hitung cepat Rakata Institute, secara statistik, pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah unggul signifikan atas dua pasangan lainnya dengan suara 58,96 persen.

Sementara pasangan Rycko Menoza-Johan Sulaiman memperoleh suara 19,68 persen, dan pasangan M Yusuf Kohar-Tulus Purnomo Wibowo memperoleh suara 21,36 persen.

Dengan demikian, pasangan Eva Dwiana-Deddy Amarullah diprediksi akan memenangkan Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB