Herman HN Ikut Arahan Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

Redaksi

Jumat, 18 Desember 2020 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN. Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Vaksin Covid-19 dapat diakses dan diberikan secara gratis ke seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Vasin sudah ada di Indonesia, dan sedang dilakukan uji laboratorium oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan izi edar.

\”Setelah menerima masukan masyarakat, dan melakukan kalkulasi keungan negara. Saya simpulkan bahwa Vaksin Covid-19 untuk masyarakat Indonesia gratis. Tidak di pungut biaya sama sekali,\” kata Jokowi dalam siaran Youtube resmi Presiden Joko Widodo,  https://youtu.be/fpFGh-xmP6M, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 18 Desember 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses vaksinasi dilakukan secara bertahap kepada masyarakat. Dengan begitu jajaran Kabinet, Kementerian, Lembaga dan seluruh Pemerintah Daerah diminta untuk mempriotitaskan program vaksinasi pada Tahun Anggaran 2021.

\”Saya memperintahkan Kementerian Keuangan untuk merealokasikan angaran untuk ketersedian vaksinasi, sehingga tidak ada alasan kepada nasyarakat untuk tidak melakukan vaksinasi,\” imbuhnya.

Untuk menarik agar masyarakat Indonesia mau divaksinasi, setelah mendapatkan izin dari BPOM, Jokowi menyatakan akan menjadi orang yang pertama yang menerima.

\”Saya juga tegaskan lagi, bahwa saya yang akan menjadi penerima pertama. Hal ini untuk memberikan kepercayaan kepada masyarat bahwa vaksin yang digunakan aman,\” tegasnya.

Saat diwawancarai perihal ketersediaan vaksin, Wali Kota Bandarlampung Herman HN menyebut akan mendukung program pemerintah yang baik bagi masyarakat.

\”Saya berterimakasih, inikan untuk kekebalan tubuh masyarakat, jika Presiden sudah bicara kita akan ikut karena Presiden panutan kita,\” ujar Herman HN.

Herman HN, akan mengikuti anjuran Presiden Jokowi setelah adanya uji laboratorium dan kepastian vaksin yang aman bagi masyarakat.

\”Apa kata presiden yang baik kita ikuti, namun kita pastikan uji lab BPOM dan saya juga sudah tanya MUI katanya halal. Yang namanya obat bisalah apa saja, Tapi kalau bukan obat jangan dimakan kalau dilarang-larang,\” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB