Hasil Visum, Ardiansyah Diduga Tewas Karena Serangan Jantung

Redaksi

Selasa, 24 April 2018 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (netizenku.com): Terkait penemuan sesosok mayat sopir mobil Box pengangkut air mineral yang diduga tewas secara mendadak, di seputaran Pasar Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Dokter jaga di RSUD Tubaba dr. Meliza Gusti Artha mengatakan, berdasarkan hasil visum et revertum (organ luar) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Menurutnya, diperkirakan mayat tersebut sudah meninggal sekitar 1-2 jam dari dilakukan visum sekitar 15.30 wib. \”Dugaan sementara bisa jadi serangan jantung,\” terangnya, Selasa (24/4) sore.

Menurutnya juga, air mineral yang diminum ketika diperiksa di sekitar mulut hingga tenggorokan, tidak ditemukan benda asing di dalamnya. \”Kalau dari luar tidak ada bekas kekerasan dan tidak ada tanda-tanda benda yang menyebabkan kematian,\” jelasnya.

Baca Juga  Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan lebih lanjut penyebab kematian mayat tersebut, jelasnya, pihak medis harus mengetahui terlebih dahulu riwayat penyakitnya seperti apa. \”Untuk kekerasan ataupun karena minum obat itu tidak, Itu kemungkinan besar serangan jantung,\” tukasnya.

Sebelumnya, Warga di seputaran Pasar Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah digegerkan dengan penemuan sesosok mayat sopir mobil Box nopol BE 9586 CL yang mengangkut air mineral merek Great, yang diduga tewas secara mendadak.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Menurut keterangan Heri, salah satu warga Kelurahan Panaragan Jaya, dirinya melihat mayat yang diketahui bernama Ardiansyah (40) warga Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandarlampung tersebut dengan kondisi posisinya kaki kanan sudah tergantung terjepit kaca pintu jendela, kepala dan tubuh diantara ban dan trotoar dengan pintu mobil sebelah kiri terbuka. “Pertama kali yang meihat Juanda, saya lagi nambal ban di bengkel Rendi, karena dikasih tau sama Juanda bahwa ada orang yang meninggal, saya bersama Rendi langsung melihat dan posisinya sudah seperti itu,” ungkapnya kepada netizenku.com, Selasa (24/4).

Baca Juga  Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

Sementara, Eva pemilik toko yang dikirim Dus Air mineral saat dimintai keterangan mengatakan, awal kedatangan sopir tersebut, hendak mengirim air mineral atas suruhan bos, sehingga saat itu juga ia menyuruhnya untuk mengantarkan ke gudang toko yang berada di los pinggir pasar. “Laporannya mau antar air mineral, saya suruh letakkan di gudang, tetapi lama sekali,” kata dia. (Arie)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB