Harga Singkong Anjlok, Ratusan Petani Tubaba Tuntut Kenaikan Harga

Leni Marlina

Senin, 9 Desember 2024 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Akibat harga komoditas singkong makin rendah, ratusan masyarakat petani singkong melakukan demo di perusahaan PT Bumi Waras (BW) Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menuntut agar perusahaan dapat menaikkan kembali harga komoditas tersebut.

Selain menuntut agar perusahaan menaikan kembali harga belinya, masyarakat petani Singkong juga meminta perusahaan menurunkan Potongan Kadar Air (%) Singkong, serta memperbaiki timbangan dengan memasang kembali timbangan digital.

Perwakilan masyarakat petani Singkong setelah menggelar aksi damai, diterima pimpinan perusahaan PT Budi Starch & Sweetener Tbk. Bumi Waras (BWSSW) Satya Mandala Pratama Bandarlampung dan Panumangan, guna menyampaikan tuntutannya dengan dikawal personel Polres Tubaba dalam audiensinya.

Baca Juga  Sekolah Ruang Strategis Literasi Keuangan, Dari Uang Saku untuk Masa Depan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andika Koordinator aksi tersebut menjelaskan, aksi ini dilakukan karena para petani Singkong menilai pihak perusahaan menurunkan harga singkong semaunya.

“Kami petani Singkong melakukan hal ini karena pihak perusahaan ini sepertinya sudah semaunya menurunkan harga singkong,” tegasnya.

Dengan kondisi rendahnya harga beli Singkong oleh perusahaan, lanjut Andika, membuat masyarakat petani Singkong menjerit. Sebab, hasil penjualan tidak sebanding dengan biaya tanam, pemupukan hingga biaya panen.

“Harga singkong terakhir pada hari Jumat 6 Desember 2024, Rp1.070 per kilogram dengan potongan tonase 15 persen sekarang hanya menjadi Rp970 per kilogram dengan potongan harga naik menjadi 16 persen, dan sangat kami sayangkan,” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh

Pimpinan perusahaan BW di Penumangan Tubaba, Willy mengatakan pihaknya tidak bisa mengambil keputusan dan kebijakan terkait harga singkong, mengingat kebijakan yang pihaknya miliki sangat terbatas yakni sebagai kepala pabrik yang ditunjuk di perusahaan BW Penumangan.

“Kita tunggu saja keputusan dari pusat (Jakarta) dan saya tidak bisa memberikan keputusan dan kebijakan, Saya disini hanya karyawan selaku kepala pabrik, dan pengawas,” tukas Willy.

Berdasarkan pantauan wartawan, Aksi Damai ini dilakukan pengamanan oleh kepolisian Mapolres Tubaba dengan menurunkan puluhan personel, dan tentara.

Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, diwakili oleh Kabag Ops Kompol Hendra Gunawan, mengatakan pihaknya melakukan pengamanan kegiatan Aksi Damai masyarakat petani Singkong terkait rendahnya harga beli di PT. Budi Starch & Sweetener Tbk.Bumi Waras (BWSSW) Satya Mandala Penumangan dengan menerjunkan 73 personel dari Mapolres dan Mapolsek Tulangbawang Tengah.

Baca Juga  Bupati Tubaba Ikuti Kursus Kepemimpinan Lemhannas

“Kami laksanakan kegiatan pengamanan kegiatan aksi damai ini dengan maksud agar situasi masyarakat petani Singkong pada saat aksi dapat berjalan aman dan kondusif, serta menjadi mediator antara peserta aksi dan pihak perusahaan,” ujar Kompol Hendra.

Dalam kegiatan aksi damai, kata di, masyarakat petani Singkong Kecamatan Tulangbawang Tengah telah diberikan himbauan untuk tidak melakukan tindakan anarkis yang selanjutnya aksi tersebut berakhir dengan aman dan kondusif. (Leni/Arie)

Berita Terkait

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan
Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita
Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba
Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Targetkan Rp50 Miliar Berputar di Tiyuh, Tubaba Genjot Permodalan Lewat TubabaQ Berdaya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB