Harga Sayur Mayur Anjlok, Lesty Turun Lapangan

Redaksi

Selasa, 31 Januari 2023 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Keluhan tentang anjloknya harga sayur mayur hasil petani Lampung Barat yang sedang panen raya, mendapat perhatian dari Lesty Putri Utami. Sehingga Sekretaris Komisi II DPRD Lampung tersebut turun langsung ke lapangan.

Lesty yang merupakan putri sulung Mukhlis Basri, saat ditemui di lahan pertanian milik Nurwanto warga Pekon Sebarus Balikbukit, merasa prihatin dengan persoalan yang selalu dialami petani Lampung Barat, setiap panen raya.

“Kita selalu mendengar petani di Lampung Barat, tidak memanen bahkan membuang, seperti sepekan terakhir, tomat dibuang oleh pengepul karena harga rendah bahkan tidak laku, petani juga tidak memanen, karena harga hanya Rp800/Kg, karena kalau dipanen akan menambah kerugian,” kata dia.

Baca Juga  Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Lesty yang merupakan politisi muda PDI Perjuangan, Pemkab Lampung Barat dalam hal ini dinas terkait, harus mencari solusi bagaimana menyelamatkan petani saat panen raya, seperti membuat turunan tomat yang dapat dijadikan saos dan dodol.

“Kita sudah paham tentang hukum pasar, kalau hasil panen melimpah harga akan turun, apalagi daya beli masyarakat rendah, makanya pemerintah harus mencarikan solusi terbaik, sehingga dibutuhkan sinergitas antara Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dengan Dinas Koperindag, BUM Pekon, KWT dengan membuat produk turunan, serta organisasi seperti Korpri yang dapat membantu penjualan,” katanya.

Baca Juga  30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI Perjuangan Tak Lupakan Sejarah

Lesty juga berjanji akan mencari solusi untuk permasalahan permanen yang selalu dialami petani Lampung Barat saat panen, seperti pengadaan alat multi guna yang dapat digunakan oleh warga dalam pembuatan dodol dan tomat.

“Lampung Barat merupakan tanah kelahiran keluarga besar saya, maka saya akan berjuang keras untuk mencarikan solusi, salah satunya seperti memenuhi harapan Pak Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura yang mengharapkan bantuan alat multi,” tandas Lesty. (Iwan/Leni)

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB