Hardasyah: Media Bagian dari Deteksi Awal Persoalan di Masyarakat Terutama Stunting

Leni Marlina

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A & P2KB, Kabupaten Tanggamus, Hardasyah mengatakan, peran awak media sangat diharapkan dalam mendeteksi lebih awal apa yang dialami warga (masyarakat) khususnya masalah stunting, sehingga segera ditangani.

Menanggapi informasi awak media terkait pemberitaan balita Rifaya Azahra Luana (Azahra) berusia 14 bulan, namun hanya memiliki bobot badan 4,6 kilogram, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tanggamus masih berkoordinasi dengan TPK pekon guna mendalami penyebab pastinya. Rabu (1/5).

“Menanggapi, apa yang sedang dialami ananda Azahra, warga Pekon Sinarsekampung, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, TPPS sedang koordinasi dengan TPK (Tim Pendamping Keluarga) di tingkat pekon, dan juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinkes serta Dinsos,” jelas mantan Camat Pugung, Kabupaten Tanggamus ini via pesan instan WhatsApp.

Baca Juga  Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk di tingkat pekon sendiri sambung Hardasyah, TPK terdiri dari bidan desa, kader dan anggota TP PKK pekon. Sinergi dan koordinasi yang baik pasti akan berbuah manis.

“Jadi beri kami waktu, biar kawan-kawan (tim) bekerja, Insya Allah dalam waktu secepatnya dinas terkait juga akan melakukan tindakannya, kedepan kami pun sangat berharap, peran rekan-rekan media kiranya dapat secara up date menginformasikan ke kami, supaya apa yang terjadi dan dialami warga (masyarakat) dapat dideteksi lebih awal dan cepat, sehingga penanganannya pun kita harapkan lebih baik,” harapnya.

Baca Juga  Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus

Hardasyah menambahkan, bahwa kondisi stunting di Kabupaten Tanggamus ada penurunan dari tahun ke tahun, bahkan lebih rendah dari target nasional, yang ditetapkan 17,26% Tanggamus secara Prevalensi (red-gambaran) tahun 2023 menjadi 17,1%.

“Perlu juga kami sampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus prevalensi stunting tahun 2021 sebesar 25,6 % atau yang tertinggi di Provinsi Lampung. Akan tetapi secara berlahan, kondisi tersebut mengalami penurunan di tahun 2022 prevalensi stunting menjadi 20,4%. Alhamdulilah di tahun 2023 prevalensi kembali mengalami penurunan menjadi 17,1%, penurunan tersebut bahkan lebih rendah dari target yang telah ditetapkan secara nasional yaitu 17,26%,” bebernya.

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

Melihat kondisi tersebut, tentunya tidak bisa kita pungkiri, masih ada keluarga beresiko stunting bahkan anak stunting. Untuk itu kami (TPPS) selalu berusaha menurunkan prevalensi stunting, karena kami menyadari selama masih ada pernikahan, kehamilan, dan kelahiran, maka potensi stunting juga akan tetap ada. Inilah juga yang menjadi tugas kita, untuk dapat mengubah perilaku, dengan 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” tutup Hardasyah. (Arj)

Berita Terkait

Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi
Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:55 WIB

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Rabu, 22 April 2026 - 20:51 WIB

Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi

Rabu, 22 April 2026 - 20:48 WIB

Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak

Jumat, 17 April 2026 - 08:01 WIB

KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Rabu, 15 April 2026 - 12:03 WIB

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Selasa, 14 April 2026 - 20:43 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB

Lampung Selatan

Siap Menuju MTQ Provinsi, Lampung Selatan Sukses Gelar STQ ke-VII

Senin, 27 Apr 2026 - 17:13 WIB

Lampung Barat

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Senin, 27 Apr 2026 - 16:50 WIB