Guru Honorer Waykanan Nekat Surati Jokowi Sampaikan Keluh Kesah

Redaksi

Kamis, 2 September 2021 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dini Septiani salah seorang guru honorer asal Kabupaten Waykanan didampingi suami dan anaknya yang masih belia, meskipun panas terik nekat memberanikan diri dengan jarak tempuh yang terbilang cukup jauh, dengan hanya menggunakan kendaraan roda dua menuju Kabupaten Pesawaran. Ini dilakukannya demi ingin bertemu langsung dengan orang nomor satu di Indonesia guna menyampaikan keluh kesahnya sebagai seorang guru honorer yang mengajar di salah satu SMP swasta, melalui secarik kertas yang disampaikan melalui rombongan presiden untuk meminta keadilan.

“Kami dari Way Kanan sengaja menyampaikan aspirasi ke pak Jokowi, meskipun tidak bisa bertemu secara langsung. Keluh kesah kami sebagai guru honorer dalam mengikuti PPPK yang sedang berlangsung. Harapan kita mudah-mudahan surat saya tadi bisa sampai ke tangan beliau dan langsung mendapatkan respon yang diharapkan,” ujar Dini  saat ditemui di sela-sela acara kunjungan Presiden Jokowi di SMPN 1 Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Kamis (2/9).

Baca Juga  Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Pihaknya meyampaikan, dirinya selaku guru honorer meminta kepada presiden ada respon cepat dan positif terkait nasib guru honorer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin ada respon positif untuk kami para guru honorer yang ada di Indonesia ini, mau kami ada keadilanlah untuk kedepannya  jangan dibeda-bedakan antara guru honorer yang mengajar di negeri maupun di swasta. Keluh kesah kami itu, mengapa guru honorer PPPK di swasta itu bisa mendapatkan kesempatan kedua setelah guru honorer mengajar di negeri, kenapa? tujuan kami sama baik yang mengajar di negeri maupun swasta yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa, jadi apa bedanya sama-sama diakui,” keluhnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sementara itu diketahui kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Pesawaran, untuk melihat langsung proses vaksinasi pelajar di SMPN 1 Gedongtataan. Nampak antusias masyarakat, terutama ibu-ibu berkerumun di pinggir jalan, hanya ingin melihat secara  langsung kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut, setibanya di lokasi langsung saja mereka ada yang meneriaki presiden yang baru saja tiba dari Bandarlampung, “Pak Jokowi, Pak jokowi!” dengan suara kompak.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM

Dengan melambaikan tangan Presiden Jokowi merespon teriakan ibu-ibu tersebut, sambil melemparkan sebuah kaos berwarna hitam bertuliskan Jokowi ke kekerumunan yang ada.

“Saya kepengen sekali ketemu presiden, saya di sini dari pagi masak pun ditunda, keluar masuk rumah takut terlewatkan, rasanya degdegan saking senengnya ada kunjungan presiden ke Pesawaran, karena dari saya gadis hingga saat ini baru ini mau ketemu presiden,” ungkap Marpuah salah seorang ibu warga setempat.

Tak lama berselang berkisar kurang lebih 35 menit presiden beserta rombongan langsung meninggalkan sekolah, menuju Kabupaten Pringsewu untuk meresmikan Bendungan Way Sekampung. (Soheh/len)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB