GPN : Pemasangan APK Paslon di Pesawaran Semrawut

Redaksi

Sabtu, 17 Maret 2018 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku): Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Pesawaran menemukan banyak alat peraga kampanye (APK) pasangan cagub dan cawagub Lampung di Pesawaran yang terpasang semrawut.

Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Yusuf Ramadhan menilai, pemasangan APK Paslon yang terkesan asal-asalan tersebut disebabkan kualitas tiang penyangga yabg buruk, sehingga menyebabkan banyak APK yang rusak.

“Ya, pemasangan APK ini tidak sesuai dengan harapan para pasangan calon peserta Pilkada. Dapat kita lihat banyaknya alat peraga yang rusak, jatuh bahkan ada yang hilang. Mungkin saja hal itu diakibatkan dari kualitas pemasangan alat peraga yang kurang baik,” katanya, Sabtu (17/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mestinya, lanjut dia, KPU Pesawaran sebagai penyelenggara menunjukkan kualitas yang baik dalam pemasangan APK. Sebab, pemasangan APK dibiayai oleh negara.

“Ini kan dibiayai pemerintah yang notabenenya uang rakyat. Saya yakin anggarannya pun tidak sedikit, jangan sampai anggaran yang dikeluarkan negara itu menjadi hal yang sia-sia,” tegasnya.

Menurut Yusuf, dengan kualitas pemasangan APK yang baik, tidak akan menyebabkan APK tersebut rusak atau roboh meski diterpa angin dan hujan.

Diungkapkannya, pemasangan APK yang teekesan asal-asalan teesebut terdapat di Desa Kubu Batu Kecamatan Way Khilau, Pesawaran. Oleh karena itu, pihaknya mendesak Panwaslu Pesawaran untuk segera mengambil sikap dengan banyaknya APK yang terpasang asal-asalan.

“Tugas Panwaslu bukan hanya mengawasi setiap pasangan calon, akan tetapi juga melakukan pengawasan di lapangan seperti pemasangan APK ini,” pungkasnya. (Rio/*)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru