GeNose Covid-19 Belum Bisa Deteksi Varian Delta

Redaksi

Senin, 28 Juni 2021 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GeNose Covid-19 Belum Bisa Deteksi Varian Delta

GeNose Covid-19 Belum Bisa Deteksi Varian Delta

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Cabang PT Indofarma Global Medika, Yosep Fauzi Adhi Rahman, mengaku alat GeNose Covid-19 saat ini belum mampu mendeteksi varian baru Covid-19, Delta.

PT Indofarma Global Medika adalah perusahaan BUMN farmasi merupakan distributor utama GeNose Covid-19.

“Untuk varian Covid-19 Delta, saya belum berani menjawab terkait ini karena Enterprise application integration (EAI) selalu diupdate untuk varian-varian yang baru,” kata Yosep usai mendampingi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melaunching layanan GeNose Covid-19 di Poliklinik Mal PTSP, Senin (28/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kota Bandarlampung mengoperasikan 3 unit GeNose Covid-19 di RSUD A Dadi Tjokrodipo, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dan Poliklinik Mal PTSP.

Baca Juga: Pemkot Pakai GeNose Covid-19 Skrining Corona

Yosep mengatakan alat GeNose Covid-19 yang dipakai pemerintah kota merupakan jenis terbaru hasil pengembangan dari alat sebelumnya.

“Yang dipakai ini yang terupdate. EAI-nya sudah seri yang ketiga, sudah bisa input kalau yang bersangkutan bergejala. Cuma sampai saat ini sepertinya sih belum, ke depannya akan bisa menggunakan sensor varian Delta,” ujar dia.

Yosep menjelaskan GeNose Covid-19 dengan kantung nafas memiliki sensor yang cukup sensitif akan wewangian dan sirkulasi udara.

“Kalau sirkulasi udara tidak bagus, orang terlalu banyak, dan menggunakan wewangian sensornya nanti malah enggak bisa jalan,” kata dia.

Bagi masyarakat yang akan menggunakan GeNose Covid-19 diimbau untuk tidak makan, minum, dan merokok sebelum dites minimal 30 menit karena akan sangat mempengaruhi hasil pemeriksaan GeNose.

Yosep mengakui GeNose Covid-19 masih sebatas izin edar dari Kementerian Kesehatan, namun validitasnya masih terus diupdate.

“Persentase akurasinya saya belum berani jawab karena saya hanya di distributor. Tapi kalau validitasnya masih diragukan tidak mungkin Kementerian Kesehatan mengeluarkan izin edar,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:49 WIB

Inspektorat Lampung Sosialisasikan Zona Integritas di Polda

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:42 WIB

Sekdaprov Lampung Resmi Melantik Dua Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:20 WIB

DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Februari 2026 - 15:27 WIB

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Selasa, 24 Feb 2026 - 19:30 WIB

Lampung

Inspektorat Lampung Sosialisasikan Zona Integritas di Polda

Selasa, 24 Feb 2026 - 12:49 WIB