Gawat.. Bensin Langka di Lambar

Redaksi

Minggu, 6 Mei 2018 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis premium dan bio solar melanda Lampung Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagai gantinya, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hanya menyediakan BBM jenis Pertalite, pertamax, solar dexlite yang harganya jauh lebih tinggi dari premium, sehingga secara langsung memberatkan beban hidup masyarakat.

Menanggapi hal ini, Ketua front masyarakat Lambar, Anton Cabara Ma\’as, menilai kebijakan Pertamina yang tidak lagi menyalurkan premium dan bio solar, secara otomatis semakin meningkatkan beban hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Saat ini yang ada di SPBU hanya BBM jenis pertalite, pertamax, dan solar dexlite, yang harganya sangat tinggi, secara langsung ini sangat memberatkan masyarakat,\” ujar dia, Minggu (6/5).

Baca Juga  Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Menurut Anton, yang menjadi korban bukan hanya sebatas pengguna kendaraan saja, tetapi juga seluruh kebutuhan masyarakat akan semakin mahal, karena kalau harus menggunakan BBM jenis pertalite apalagi pertamax dan solar dexlite, tentu akan menambah beban biaya bagi penyedia jasa.

\”Bayangkan saja, ketika angkutan umum, kendaraan abudemen harus menggunakan Pertalite bahkan pertamax atau dexlite, maka ongkos angkat naik, biaya bulanan abudemen anak sekolah naik, dan ini tentu sangat memberatkan,\” jelas Anton.

Baca Juga  Tak Ingin Warganya Tidur di Teras Rumah Sakit, Parosil Siapkan Rumah Singgah di Bandar Lampung

Belum lagi, kata Anton, kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum tentu akan naik harganya karena ongkos angkut tentu akan lebih mahal apabila mereka menggunakan BBM non subsidi.

\”Pengaruhnya sangat banyak, sehingga menyebabkan daya beli masyarakat semakin rendah, kesejahteraan semakin lambat tumbuh, dengan demikian pemerintah harus ikut menyelamatkannya,\” harap Anton.

Anton mengungkapkan, jika dirinya sudah pernah menanyakan langsung dengan pihak pengelola SPBU Kembahang Batubrak, ternyata mereka selalu mesan premium dan bio solar, tetapi tidak mendapatkan jatah dari Pertamina Lampung.

\”Menurut pengelola SPBU Kembahang bukan mereka tidak mau menjual premium dan bio solar, tetapi walaupun mereka minta tiap hari tidak pernah mendapat kiriman dari Pertamina wilayah Lampung,\” beber Anton.

Baca Juga  Lampung Barat: Ketika Amanah Dijadikan Pekerjaan Paruh Waktu

Untuk itu, Anton berharap Pemkab Lambar melalui Satker terkait untuk berkomunikasi langsung dengan Pertamina untuk kembali meminta jatah premium dan bio solar, sehingga beban masyarakat akan semakin berkurang.

\”Coba Pemkab Lambar bertanya langsung dengan Pertamina wilayah Lampung apakah benar yang disampaikan oleh pihak SPBU, kalau benar yang minta kembali jatah, kalau apa yang disampaikan pihak SPBU maka harus diberikan sanksi tegas, terhadap pengusaha bakal,\” tandas Anton. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB