Gakkumdu Janji Profesional, Ribuan Masa Aksi \’Balik Kanan\’

Redaksi

Senin, 9 Juli 2018 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Setelah 6 jam melakukan aksi, massa gabungan Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) akhirnya membubarkan diri.

Hal ini setelah Ketua Majelis Gakkumdu, Fatikhatul Khoiriyah menemui ribuan masa aksi di depan Kantor Gakkumdu Lampung, pukul 16.00 WIB. Meski sebelumnya Gakkumdu menurunkan perwakilan untuk menemui masa, namun ditolak mentah-mentah oleh ribuan masa, sehingga mengharuskan Fatikhatul Khoiriyah untuk turun tangan.

Dalam penyampaiannya, Khoir -sapaan akrabnya- mengucapkan terimakasih kepada massa karena sudah dari pagi sampai sore ini berunjuk rasa di depan Kantor Gakkumdu. \”Kami mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dari dalam kantor sejak tadi. Saat ini, kami juga sedang melaksanakan sidang pemeriksaan terhadap apa yang menjadi tuntutan bapak ibu sekalian,\” kata Khoir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khoir berjanji, Bawaslu Lampung akan bekerja secara profesional dalam menangani dugaan pelanggaran administrasi TSM Pilgub. Bahkan, dia juga menyebutkan bahwa persidangan juga langsung disiarkan live di facebook atau di Instagram Bawaslu.

\”Sidang ini kami lakukan secara terbuka dan live, bisa dilihat oleh bapak ibu sekalian di Facebook atau Instagram Bawaslu Lampung. Jadi masyarakat bisa melihat langsung Bawaslu bekerja secara profesional, jika Bawaslu tidak profesional bisa bapak ibu lihat,\” kata Khoir menutup tanggapannya.

Sementara, Koordinator aksi, Rakhmat Husein meminta agar Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menanggapi tuntutan masa untuk mendiskualifikasi pasangan calon 3 Arinal-Nunik.

\”Mudah-mudahan Ketua Majelis Pemeriksa, dapat menjawab tuntutan kita. Teman-teman jangan memprovokasi yang lain, saat ini sudah kita dengarkan tanggapan Ketua Majelis Pemeriksa Fathikatul Khoiriyah yang saat ini menyidangkan perkara dugaan pelanggaran administrasi TSM Pilgub,\” kata Husein.

Lepas itu, Rakhmat Husein menutup aksi dan akan melanjutkan aksi pada esok hari dengan masa yang lebih besar. \”Sekarang kita bubar barisan, dan besok kita akan gelar aksi lagi, dengan penambahan personil dari Tanggamus dan daerah lain,\” ajak Husein. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB