DPRD Dorong Pelaksanaan PTM Terbatas di Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 9 Maret 2022 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung, Yuni Karnelis. Foto: IST

Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung, Yuni Karnelis. Foto: IST

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Bandarlampung Yuni Karnelis mendorong pemerintah kota (pemkot) untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas di Bandarlampung.

Yuni dalam keterangannya menuturkan saat kasus Omicron menanjak di awal tahun 2022, pemkot memutuskan untuk kembali menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau melalui daring.

Lalu di bulan Februari pemkot kembali mengeluarkan keputusan untuk memperpanjang PJJ hingga batas waktu yang tidak ditentukan dengan alasan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait kondisi ini, Yuni setuju dengan kebijakan pemkot yang sangat memperhatikan kesehatan warganya. Tapi di sisi lain, sudah terlalu lama kebijakan PJJ diterapkan di Bandarlampung.

Akibatnya adalah proses belajar mengajar menjadi kehilangan maknanya. Anak-anak menjadi kehilangan esensi dalam belajar yaitu menerima pendidikan karakter yang tidak bisa dilakukan secara daring.

“Pendidikan karakter tidak didapatkan anak-anak saat PJJ, dimana anak-anak harusnya beretika kepada guru. Banyak keluhan dari orangtua terkait PTM yang ditunda. Mereka menyampaikan kondisi anaknya yang jadi lebih sering bermain HP, di satu sisi teknologi memudahkan dalam belajar, di sisi lain penggunaan teknologi membuat anak kehilangan esensi atau makna dari belajar secara langsung dari guru,” kata Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung ini, Rabu (9/3).

Yuni melanjutkan, berdasarkan masukan-masukan masyarakat, maka Fraksi PKS DPRD Kota Bandarlampung dirasa perlu mendorong wali kota dan dinas pendidikan untuk berani mencoba melakukan PTM Terbatas untuk anak-anak SD/SMP dengan protokol kesehatan dan pengawasan yang ketat.

“PTM terbatas ini sudah pernah dicoba di tingkat SD dan SMP di Bandarlampung dengan prokes yang ketat. Maka kita berharap wali kota atau dinas pendidikan untuk berani mencoba melakukan PTM Terbatas untuk anak-anak SD/SMP, tentunya dengan prokes dan pengawasan yang ketat. Kita harus bergerak maju, agar anak-anak kita tidak loss learning dan loss meaning. Tingkat SD-SMP masih membutuhkan pelajaran secara tatap muka untuk mendapat emosi, esensi dan keteladanan dari guru,” tutur Yuni.

Yuni yakin wali kota sangat memahami terkait hal ini dan berharap segera menyetujui PTM diselenggarakan di Bandarlampung sesuai dengan keinginan orangtua dan warga setempat pada umumnya. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB