Dorong Hilirisasi, Gubernur Mirza Temui Menperin

Suryani

Sabtu, 28 Juni 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat menemui Menteri Perindustrian RI, Sabtu (28/6/2025). Foto: Ist.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat menemui Menteri Perindustrian RI, Sabtu (28/6/2025). Foto: Ist.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas percepatan pengembangan kawasan industri hilirisasi di Provinsi Lampung, khususnya untuk komoditas unggulan daerah.

Jakarta (Netizenku.com): Mirza menegaskan pentingnya hilirisasi komoditas pertanian dan perkebunan seperti gabah, jagung, singkong, karet, kopi, dan cokelat guna meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk lokal.

“Kami berharap Lampung dapat menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kawasan hilirisasi industri pangan. Dengan dukungan Kementerian Perindustrian, kami optimistis akan semakin banyak investor masuk ke sektor industri turunan, seperti industri sorbitol dari singkong dan produk olahan lainnya,” ujar Mirza, Sabtu (28/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan perlunya perluasan kawasan industri sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri daerah, memperluas pasar, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

“Perluasan kawasan industri menjadi penting agar transformasi ekonomi berbasis industri di daerah dapat berjalan menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Lampung telah mengambil sejumlah langkah konkret, di antaranya:

  • Penetapan harga dasar gabah dan pengendalian distribusi.
  • Penetapan harga dasar ubi kayu.
  • Bantuan alat pertanian modern seperti dryer, combine harvester, rice milling unit, dan pupuk organik cair.
  • Pembangunan silo untuk mendukung penyimpanan dan distribusi hasil pertanian.

Seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam membenahi tata niaga komoditas, mempercepat hilirisasi, serta mendorong modernisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko SA Cahyanto, Dirjen ILMATE Setia Diarta, Dirjen KPAII Tri Supondi, dan Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Dian Arneta.

Sementara itu, Gubernur didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. (*)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB