DLH: Relokasi TPS Harus Melalui Kesepakatan Warga

Redaksi

Senin, 18 September 2023 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung menegaskan bahwa relokasi tempat pembuangan sementara (TPS) sampah harus melibatkan kesepakatan bersama dengan pamong setempat.

Kepala DLH Kota Bandarlampung, Budiman P. Mega, mengatakan pemilihan lokasi TPS tidak bisa dilakukan sembarangan karena berpotensi menimbulkan keluhan dari masyarakat terkait keberadaan TPS baru.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Contoh yang terjadi, kami pernah pindahkan salah satu TPS tetapi banyak yang tidak setuju, karena jauh menaruh sampahnya dan lain-lain, hal inilah yang terjadi selama ini,” ujar Budiman pada Senin (18/9).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

 

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya berdialog dan musyawarah dengan kepala lingkungan serta Satuan Operasional Kebersihan Lingkungan (Sokli) jika ada warga yang keberatan dengan TPS yang ada saat ini.

 

Apabila telah ada lokasi pengganti yang disepakati, lanjut dia, warga diminta untuk menghubungi DLH, yang akan mengangkut sampahnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

 

Budiman juga mencatat adanya sejumlah TPS liar yang terbentuk karena kebiasaan masyarakat sekitar yang membuang sampah di lokasi tersebut.

 

“Seperti TPS dekat UIN Radin Intan dan PKOR Wayhalim itu sebenarnya TPS liar, tapi karena emang warga kerap buang sampah di situ, kami taruh kontainer dan angkut ke TPA,” ungkapnya.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

 

Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan berkoordinasi dalam proses relokasi TPS demi kenyamanan bersama.

 

“Saat ini, DLH Kota Bandarlampung mengangkut sekitar 800 ton sampah per hari ke TPA Bakung. Sampah itu berasal dari berbagai TPS,” tutupnya. (Luki) 

 

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%

Selasa, 28 April 2026 - 14:32 WIB

Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan

Senin, 27 April 2026 - 22:10 WIB

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:43 WIB

Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal

Minggu, 26 April 2026 - 17:12 WIB

Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 April 2026 - 17:04 WIB

Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Minggu, 26 April 2026 - 16:59 WIB

Wagub Jihan Ajak Ulama Mesir Perkuat Sinergi Pendidikan di Lampung

Berita Terbaru

Tersedia 10 armada (3 unit beroperasi tahap awal) dengan tarif Rp5.000 menggunakan sistem pembayaran non-tunai.(Foto: ist)

Bandarlampung

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:08 WIB

Lampung

DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 22:10 WIB