oleh

Djohan Serahkan KKS-BPNT dan Bantuan Hibah Rumah Ibadah

Metro (Netizenku.com): Wakil Walikota Metro, Djohan, secara simbolis menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera Bantuan Pangan Non Tunai (KKS-BPNT) dan bantuan hibah untuk rumah ibadah se-Kota Metro tahun 2018 di Lapangan 22 Hadimulyo Barat, Kota Metro, Jumat (27/4).

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan transformasi dari bantuan pangan raskin dan rastra. Pada bulan April tahun 2018 ini merupakan penyaluran perdana BPNT di Kota Metro dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 5.980 yang terbagi di 19 agen yang disebut E Warong.

Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Ellya Lusianna, menjelaskan bahwa masing-masing E Warong memiliki penyedia yang berasal dari pendamping PKH serta pendamping BPNT yang berasal dari tenaga kesejahteraan sosial kecamatan.

Baca Juga  Begini Nasib Oknum Polisi yang Digrebek Suami Selingkuhannya

“Jumlah bantuan yang diterima setiap KPM sebesar Rp110.000 perbulan sehingga total dana yang digulirkan oleh Kementerian Sosial RI sebesar Rp647.900.000 setiap bulan untuk BPNT. Dana Rp110.000 dikirim ke masing-masing rekening KPM dan dipergunakan untuk transaksi beras dan telur dengan menggunakan kartu kombo yang digesekkan di mesin EDC,\” jelas Ellya Lusianna.

Disamping itu, Ellya juga menyampaikan mengenai bantuan rumah ibadah tahun 2018 terhadap 81 lokasi rumah ibadah di 22 kelurahan yang akan dilaksanakan secara bertahap, yakni tahap 1 di Kecamatan Metro Pusat, tahap 2 di Kecamatan Metro Utara, tahap 3 di Kecamatan Metro Barat, tahap 4 di Kecamatan Metro Timur, dan tahap 5 di Kecamatan Metro Selatan.

Baca Juga  HUT ke-20 DWP Kota Metro Gelar Berbagai Lomba

Didalam sambutan, Wakil Walikota Metro, Djohan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan pangan secara non tunai mulai dilaksanakan pada tahun 2017 di 44 kota yang memiliki akses dan fasilitas memadai. Di Provinsi Lampung, Kota Metro masuk dalam gelombang kedua dalam penerapan BPNT setelah Bandar Lampung.

“Saya berharap program ini dapat berjalan sukses sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro serta pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kota Metro.” Terangnya.

Baca Juga  DPRD Paripurna Penyampaian Raperda Kota Metro Tahun 2019

Djohan juga menambahkan, mengenai bantuan untuk rumah ibadah berupa bantuan bahan bangunan dan sarana prasarana, maksud dan tujuan dari pemberian bantuan tersebut tidak terlepas dari misi walikota Metro yaitu membangun sumber daya manusia yang bertaqwa, berkualitas, profesional, unggul, berdaya saing dan berakhlak mulia melalui system pendidikan yang terarah dan komprehensif.

“Dengan adanya peningkatan kualitas rumah ibadah diharapkan akan mewujudkan masyarakat yang berkualitas, bertaqwa, dan berakhlak mulia dan pada akhirnya dapat mendukung pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Metro,\” tutup Djohan. (Rivaldi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *