Diduga Gagal Perencanaan, DPRD Tinjau Irigasi

Redaksi

Kamis, 6 Februari 2020 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) meninjau dua lokasi jaringan irigasi yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pengairan tahun 2019.

Dua bangunan tersebut dikeluhkan masyarakat, selain hasil bangunannya tidak berfungsi dengan baik, terdapat beberapa keretakan konstruksi bangunan, juga diduga gagal perencanaan lantaran jaringan irigasi berada dibawah areal pesawahan bahkan terendam air.

Bangunan irigasi tersebut yakni peningkatan jaringan irigasi Way Bujung Sari Marga yang terletak di areal pesawahan Tiyuh Bujung Sari Marga, Kecamatan Pagar Dewa dengan nilai Rp1,3 miliar rupiah dikerjakan oleh CV Cakrawala Construction dengan nomor kontrak : 600/24/KONTRAK/PU/TUBABA/VII/2019. Dan bangunan jaringan irigasi baru di Way Jualow yang terletak di areal pesawahan Tiyuh Terang makmur, Kecamatan Gunung Terang dengan anggaran senilai sekitar Rp1,8 miliar yang dikerjakan oleh CV Rias Gunung Katun.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi III DPRD Tubaba Paisol, SH mengatakan hasil peninjauan pembuatan jaringan irigasi tersebut sesuai apa yang menjadi keluhan masyarakat, seperti peningkatan jaringan irigasi Way Bujung Sari Marga, bangunan ini sama sekali tidak bisa dimanfaatkan para petani di areal sawah setempat. Sebab, jaringan yang dibangun sepanjang hampir 300 meter dari pintu irigasi saat ini hampir seluruhnya tertutup dengan longsoran tanah dan sisi bagian lain ada yang tidak dibangun.

\”Nilai Rp1,3 miliar hanya membangun jaringan sekitar 300 meter. Inipun tidak bisa dimanfaatkan para petani,\” kesalnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

Sementara di bagunan irigasi yang berada di Tiyuh Terang Makmur di areal pesawahan Way Jualow, jaringan irigasi tersebut kondisinya banyak yang retak baik dikontruksi pintu utama maupun di jaringan ke areal pesawahan. Tidak hanya itu, jaringan ini kontruksi bangunannya berada dibawah tanaman padi sehingga sama sekali tidak bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah.

\”Ini diduga gagal perencanaan, kenapa jaringannya lebih rendah dari sawah petani bahkan terendam air, jadi apa manfaatnya,\” heran Paisol yang diamini sekretaris Komisi III Wawan Irawan, Waka II DPRD S Joko Kuncoro, dan anggota Komisi II Hi Sugito AS saat meninjau lokasi tersebut.

Baca Juga  Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

Pihaknya meminta dinas terkait dapat turun langsung meninjau dua bangunan tersebut agar mengetahui secara jelas kondisi saat ini, dan diminta menahan dana retensi dengan tidak menerima penyerahan hasil pekerjaan rekanan sebelum dilakukan perbaikan.

\”Ini gagal perencanaan yang dilakukan konsultan perencanaan atau pihak rekanan yang tidak mengerti gambar. Dan seharusnya dalam pelaksanaan pekerjaan lalu pihak terkait mengawasi secara intens sehingga hasilnya memang bermanfaat untuk masyarakat. Jika seperti ini seperti menghambur-hamburkan anggaran milyaran. Dana retensinya saja tidak cukup untuk perbaikan,\” tegasnya.

Paisol juga meminta kepolisian dan kejaksaan dapat memperhatian dua bangunan tersebut. Jika menyalahi dapat memprosesnya.(Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB