Di Kampung Ini Komplotan Kera yang Punya Kuasa!

Redaksi

Minggu, 25 Maret 2018 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusak membawa buah tangan untuk para \'tuan rumah\'. (Foto: Agis)

Yusak membawa buah tangan untuk para \'tuan rumah\'. (Foto: Agis)

Bandarlampung (Netizenku): Pernah terbayang ada \’kampung kera\” di tengah Kota Bandarlampung? atau pernah terlintas di benak pembaca ada kawanan kera liar yang demen petantang-petenteng kayak centeng dan kalau lagi naik pitam suka acak-acak atap rumah warga, tapi herannya si pemilik rumah tak balik berang. Hubungan keduanya, warga-kera, itu mirip judul lagu melankolis, benci tapi rindu!

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Kalau masih kurang yakin ada tempat semacam itu di kota metropolis Tapis Berseri ini, tengok saja ke Jalan Ir H. Juanda, Sarijo, Tirtosari, yang letaknya hanya sepelemparan batu dari komplek perkantoran Pemerintahan Kota Bandarlampung.

Dari kantor walikota itu, dengan berkendara cukup hitungan menit saja untuk bisa sampai di sarang makhluk yang menurut teori Darwin dulunya merupakan nenek moyang manusia tersebut.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menyusuri jalan tadi, nanti ada sebuah gapura sederhana bakal menyambut para pengunjung, sekaligus penanda segera memasuki \’perkampungan\’ yang menjadi habitat bagi sekawanan kera ekor panjang. Orang menyebut tempat ini sebagai hutan kera. Siap-siap saja menemui berbagai sensasi yang boleh jadi akan memberi kesan tersendiri.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Bahkan bagi pengunjung yang kurang waspada, bisa dibuat terkejut bukan kepalang sesaat menjejakkan kaki di sana, lantaran langsung dikerjai oleh hewan-hewan yang memang dikenal suka iseng itu.

\"\"

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB