Demi Tingkatkan Pengetahuan Kades, Dendi Ajak Studi ke Malang

Redaksi

Selasa, 13 November 2018 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Hanya demi untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para kepala desa (kades), serta pertukaran informasi pemerintah daerah,  Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak 72 kepala desa dari 5 kecamatan yang ada serta asisten 3 bidang administrasi umum dan para kepala OPD berangkat ke Malang, Jawa Tengah.

Melalui rilisnya, Bupati Dendi mengutarakan kedatangan dirinya bersama para kades ini bertujuan untuk melakukan kegiatan program study komparasi, yaitu dalam rangka meningkatkan pengetahuan untuk para kades di wilayah Pesawaran.

\”Pada kesempatan ini kami beserta rombongan diantaranya asisten 3 bidang administrasi umum, para kepala OPD dan 72 kepala desa dari 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. Selanjutnya, atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bupati Kabupaten Malang beserta jajaran yang telah menerima kami dengan baik dalam kegiatan ini,\” katanya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun maksud dan tujuan kedatangan mereka dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan sikap kepala desa terkait dengan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dan demokratis.

\”Selain itu, guna menambah Informasi Pengetahuan dan Wawasan, Pertukaran Infromasi Pemerintah Daerah dan media silahturahmi pimpinan perangkat daerah.\”kata Dendi.

Disampaikan Dendi, beberapa hal yang melatarbelakangi studi ini selain adanya kesesuaian karakteristik wilayah dengan Kabupaten Pesawaran yang memiliki daerah pegunungan dan pantai yang dikelola untuk pariwisata, salah satu desa di Kabupaten Malang ini yaitu Desa Pujon Kidul merupakan 5 besar terbaik desa Wisata Agro dari Kementerian desa dan PDTT dan diikutsertakan di tingkat ASEAN dalam hal pengelolaan homestay.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

\”Untuk itu, kami berharap kepada Pemkab Malang dapat memfasilitasi dalam kegiatan Studi kami ini,\” pinta Dendi.

Dalam kesempatan tersebut Dendi juga menyampaikan bahwa, Kabupaten Pesawaran saat ini sedang bergiat melakukan pembangunan untuk meningkatkan daya saing daerah. Pembangunan yang dilakukan harus berbasis inovasi agar Kabupaten Pesawaran dapat bersaing dengan daerah lainnya.

\”Penyelenggaraan inovasi daerah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah,\” ungkapnya.

Menurutnya, inovasi daerah yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, pembangunan Kawasan Industri di Tegineneng, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Teluk Pandan, program Gerakan Desa Ikut Sejahtera (Gadis), Fasilitasi Informasi Teknologi (IT) Sistem Administrasi Pelayanan Pemerintahan Daerah (e-governance), Fasilitasi Informasi Teknologi (IT) Sistem Administrasi Pemerintahan Desa, Pertanian Terintegrasi, Hortipark dan Pabrik Mini Coklat, Desa Tapis Negeri Katon, rencana pengembangan geothermal di Way Ratai, Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan lumbung santri.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran harus melakukan inovasi dalam rangka perbaikan pengelolaan pemerintahan, perbaikan pelayanan publik dan inovasi bentuk lainnya sesuai dengan kewenangan daerah seperti pemberdayaan masyarakat.

\”Melalui  studi komparasi ini kami berharap dapat mendapatkan pembelajaran tentang praktis perencanaan pembangunan desa yang mandiri berbasis pada kekuatan lokal yang dapat menggerakkan kesadaran kolektif warga dalam melaksanakan pembangunan. Selain itu juga kami berharap akan mendapatkan semangat dan inspirasi baru bagi Kepala desa guna meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang bisa dijadikan sumber pendapatan asli desa yang ada di Kabupaten Pesawaran,\” harap Dendi. (soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB