Dapat Penolakan, Rencana Pembangunan Flyover Urip Dipastikan Berlanjut

Redaksi

Selasa, 4 Februari 2020 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Rencana pembangunan flyover sekaligus underpass di Jalan Urip Sumoharjo tuai pro dan kontra. Walikota Bandarlampung, Herman HN, bersih keras akan terus melanjutkan pembangunan jembatan layang tersebut pada April mendatang.

Terkait pernyataan miring berbagai pihak atas rencana proyek itu, Herman HN terkesan tidak ambil pusing. Sebab menurutnya, upaya menggenapkan flyover menjadi selusin di Kota Tapis Berseri itu untuk kepentingan rakyat.

“Kalau mau dengerin omongan satu dua orang susah majunya kota ini, maka dari itu saya akan tetap melanjutkan pembangunan dua Flyover di tahun 2020 ini,\” ujar Herman, Selasa (4/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mempersilahkan seluruh elemen masyarakat agar duduk bersama demi kemajuan Kota Tapis Berseri. Sebab menurutnya pembangunan jembatan layang merupakan alternatif untuk mengurai kemacetan di kota yang tengah berkembang ini.

Baca Juga  Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

“Kota besar itu pasti macet, karena jumlah kendaraan yang terus meningkat. Ini bisa menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang ada,” pungkasnya.

Atas berbagai masukan terkait desain flyover tersebut pun menjadi perbincangan. Namun Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, menjelaskan belum memiliki desain secara utuh, sebab masih terus didiskusikan.

\”Ya sekarang kan sedang proses DED baru selesai, artinya gambar juga masih kita diskusikan terus menerus. Pasti ada solusinya, selama ini kita membangun tidak merugikan,\” kata dia.

Banyaknya kontra terkait pembebasan lahan, Iwan menegaskan pemerintah bakal melakukan ganti rugi lahan dan bangunan pada masyarakat yang terdampak.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

\”Yang jelas kan ada ganti rugi lahan, ganti rugi bangunan,\” pungkasnya.

Warga Terdampak Tolak Pembangunan

Warga di Jalan Urip Sumoharjo, Ki Maja dan Jl Pajajaran Kecamatan Kedaton Kota Bandarlampung, yang akan terdampak pada rencana proyek tersebut menolak pembangunan flyover.

Menurut Perwakilan forum silahturahmi warga terdampak flyover-underpass, Dicky Pratowo, pembangunan jalan layang dan underpass di jalan tersebut tidaklah tepat. Sebab di daerahnya itu merupakan jalur ekonomi, sehingga apa bila dilakukan pembangunan akan berdampak kepada penghasilan dari masyarakat di wilayah setempat.

Ia mengatakan bahwa seharusnya dalam rencana pembangunan jalan layang dan bawah tanah itu warga diajak bicara terlebih dahulu, serta mencari solusi untuk memecahkan kemacetan di sini.

Baca Juga  BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

\”Kami tahu akan ada pembangunan di tiga jalan ini, dan baru satu kali diajak bicara itupun hanya dengan camat pada 22 Desember 2019. Dia menyuruh kami warga terdampak berembuk dan bermusyawarah dan dari situ didapatkan 18 poin, tapi pada intinya kami menolak dan minta pemerintah mencari solusi lain dalam mengatasi kemacetan di sini,\” jelasnya.

Dia mengungkapkan bahwa warga lebih memilih adanya pelebaran jalan dibandingkan pembangunan flyover dan underpass.

\”Ya kalo dilebarkan dan dibangun trotoar kanan kiri di sepanjang jalan ini akan terlihat lebih indah. Jadi kan ini namanya win-win solution, pemerintah dapat mengatasi kemacetan dan pemilik toko juga tidak kehilangan mata pencariannya,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI
Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB