Dana Irigasi Disunat, Wakil Ketua DPRD Pesawaran Geram

Soheh

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir. Foto: Soheh/NK.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir. Foto: Soheh/NK.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran, M. Nasir, menyampaikan kegeramannya terhadap ulah oknum Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Rohim, yang diduga memotong anggaran proyek pembangunan irigasi milik sejumlah kelompok tani.

Pesawaran (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan M. Nasir usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Jumat (4/7/2025).

“Menyikapi persoalan yang dilaporkan ke kejaksaan ini, jelas terlihat indikasi mark-up yang luar biasa. Saya bahkan mendapat laporan berbeda terkait program yang sama di Kecamatan Way Ratai. Kelompok tani di sana hanya menerima Rp10 juta dari total anggaran Rp75 juta untuk perbaikan irigasi,” ujarnya.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih parah lagi, menurut Nasir, proyek tersebut tidak dikerjakan sama sekali karena dana yang tersisa hanya dijadikan uang kas kelompok.

“Itu proyek irigasi jelas fiktif. Saya minta pemerintah Kabupaten Pesawaran mengevaluasi dan menindaklanjuti kasus ini secara hukum,” tegasnya.

Nasir juga mengungkap adanya dugaan praktik jual beli alat mesin pertanian bantuan dari pemerintah pusat yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

“Saya juga mendengar adanya jual beli alat mesin pertanian. Ini parah sekali. Kalau tidak diberi efek jera, petani akan jadi korban. Program presiden yang sangat fokus pada bidang pertanian jangan sampai dikotori oleh ulah oknum seperti ini. Saya minta kejaksaan dan Bupati Pesawaran segera mencopot dan memecat orang seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pesawaran itu menegaskan, tindakan oknum tersebut harus segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ini sudah sangat membahayakan,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Kabupaten Pesawaran, Saptoni, meminta Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Dinas TPH mengevaluasi kinerja Rohim.

“Perlu ada evaluasi serius, tidak hanya di satu kecamatan. Karena bisa jadi, pemotongan anggaran kelompok tani untuk proyek irigasi juga terjadi di tempat lain,” ujar Saptoni. (*)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru