Cegah Banjir Garuntang, Pemkot Bangun Culvert Box

Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2020 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN meninjau banjir di Kelurahan Garuntang yang disebabkan drainase tersumbat, Rabu (4/8). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN meninjau banjir di Kelurahan Garuntang yang disebabkan drainase tersumbat, Rabu (4/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com) : Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Bandarlampung berencana membangun drainase baru untuk mengatasi banjir yang merendam RT 01 dan 02 Lingkungan 1 Kelurahan Garuntang, Bumi Waras.

Usai diguyur hujan deras sejak pukul 05.00 WIB pagi, ratusan rumah terendam banjir disebabkan tersumbatnya siring, dan air laut pasang.

BPBD Bandarlampung mengerahkan 100 personel untuk melakukan pengerukan siring dan mengangkut sampah kurang lebih 5 truk.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas PU Kota Tapis Berseri, Iwan Gunawan, berencana membangun drainase baru guna mencegah hal serupa terjadi.

\”Kita rencanakan pembangunan drainase, dari permukiman warga hingga ke sungai, diperkirakan 400 meter. Kita pasang culvert box beton dengan ukuran 1×1 meter,\” kata Iwan, Rabu (4/8).

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Dinas PU memilih pembangunan culvert box beton karena lebih tahan lama, rapi, dan aliran air lebih lancar.

\”Kalau dia drainase terbuka, orang akan buang sampah, ban bekas, hingga kasur, sehingga mampat. Kalau culvert box dia tertutup jadi orang enggak bisa buang sampah,\” ujarnya.

Biaya pembangunan akan dianggarkan pada APBD Perubahan.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Wali Kota Bandarlampung Herman HN yang meninjau langsung lokasi banjir menyesalkan warga masih membuang sampah di saluran drainase.

\”Sampah-sampah banyak yang dibuang ke gorong-gorong sehingga mampat dan terjadi sedimentasi, pendangkalan,\” kata Herman HN.

\”Saya sudah perintahkan Dinas PU untuk bangun culvert box, drainase tertutup, agar warga tidak buang sampah,\” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:18 WIB

413 Jemaah Haji Lampung Selatan Siap Berangkat 5 Mei 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lamsel Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Berita Terbaru

Pringsewu

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:45 WIB