Bulog Lampung Targetkan Serap Gabah Sebanyak 82 Ribu Ton

Redaksi

Rabu, 22 Maret 2023 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung targetkan serap gabah dan beras milik petani sebanyak 82 ribu ton.

“Lampung karena daerah produsen pada 2023 ini diberikan target penyerapan gabah dan beras petani sebanyak 82 ribu ton,” ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Etik Yulianti, di Bandarlampung, Sabtu, (4/3).

Dikatakannya dalam pemenuhan target penyerapan beras dan gabah milik petani tersebut, akan dimaksimalkan pada musim penghujan.

Baca Juga  HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi di musim rendeng atau penghujan yakni pada periode Maret sampai pertengahan Juni, akan secara maksimal diserap panen para petani sekitar 70 persen dari target yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

Menurut dia penyerapan 70 persen itu setara dengan 57-58 ribu ton beras dan gabah milik petani yang terserap oleh Bulog.

“Penyerapan dilakukan melalui semua saluran seperti Gapoktan, mitra penggilingan. Semua ini akan bergerak melakukan penyerapan secara maksimal untuk menjaga konsumsi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Dia menjelaskan dalam proses penyerapan gabah dan beras milik petani pihaknya akan membeli dengan harga meliputi, untuk gabah kering giling Rp5.750 per kilogram dari sebelumnya Rp5.300 per kilogram. Lalu untuk beras akan dibeli dengan harga tertinggi yakni Rp9.000 per kilogram dari sebelumnya Rp8.300 per kilogram.

Dilanjutkannya dengan kapasitas tampung di gudang sebanyak 132 ribu ton, maka penyerapan gabah dan beras milik petani tidak akan mengalami kendala.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

“Kita ada 13 kompleks gudang dengan kapasitas 132 ribu ton jadi tidak ada kendala dari segi penampungan. Saat ini kita hanya perlu melakukan pendekatan kepada mitra serta sosialisasikan harga agar semua mulai bergerak membeli gabah dan melakukan kontrak,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru