BIN Prediksi 106.278 Kasus Corona di Bulan Juli

Redaksi

Sabtu, 4 April 2020 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan data Badan Intelijen Negara (BIN), penyebaran Covid-19 akan mengalami puncaknya di bulan Juli 2020 mendatang. Diprediksi, penyebaran virus ini mencapai angka 106.287 kasus.

Sebelumnya, pada tanggal 3 Maret 2020, Mayjen TNI, Afini Boer, mengatakan bahwa pihaknya memprediksi puncak Covid-19 di Indonesia akan terjadi 40-60 hari setelah pengumuman 2 Maret 2020 lalu. Hal itu menunjukkan badai puncak Covid-19 akan jatuh pada tanggal 2-22 Mei 2020.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Namun, diungkapkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, melalui konferensi video, Kamis (2/4), BIN memperbarui data prediksi tersebut menjadi bulan Juni-Juli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Puncaknya akhir Juni atau akhir Juli,\” kata Doni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/4) dilansir Kompas.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Berdasarkan kajian BIN yang dipaparkan Doni, kasus positif Covid-19 akan mengalami peningkatan pada setiap bulannya.

Sebelum mencapai puncak, kasus akan mencapai angka 1.577 di akhir bulan Maret. Kemudian terjadi kelonjakan drastis di akhir April yang mencapai 27.307 kasus.

Kasus diprediksi terus meningkat berkali-kali lipat, hingga mencapai 95.451 kasu di akhir Mei, dan 105.765 di akhir Juni. Dan prediksi pada akhir Maret ini akurasinya 99 persen.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Selain itu, terdapat 50 kabupaten/kota prioritas dari 100 kabupaten/kota yang memiliki risiko tertinggi. Sebesar 49 persen, wilayah itu berlokasi di Pulau Jawa.

Namun, Doni mengingatkan bahwa kajian BIN dapat tidak terjadi apa bila langkah-langkah pencegahan terus dilakukan.

\”Kalau kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan, mudah-mudahan kasus yang terjadi tidak seperti apa yang diprediksi,\” pungkasnya. (Dbs/Ist)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:39 WIB

Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan BEM Unila, Tekankan Peran Mahasiswa

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Perbaikan Jalan Patimura–Soekarno Hatta Metro Segera Dimulai

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB