BI-Bappeda Sinergi Perkuat Hilirisasi Sektor Unggulan

Redaksi

Kamis, 16 Februari 2023 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Forum Ekonomi Lampung kerjasama BI Lampung dan Bappeda Lampung, dimoderatori oleh Ridwan Saifuddin Kabid Bappeda Provinsi Lampung hadir 3 (tiga) narasumber yang menyampaikan masukan dan rekomendasi yaitu Dr Yuria Putra Tubarad, SE, M.Si, CBA, CPE, Waketum KADIN Provinsi Lampung memberikan paparan terkait peran swasta dalam pembangunan ekonomi daerah terutama dalam penyerapan tenaga kerja, penerimaan pajak dan devisa (ekspor dan impor), serta produksi kebutuhan masyarakat, Kamis (16/2/2023) dalam rillis yang diterima media.

Forum ini menghadirkan akademisi, pengamat ekonomi, para ahli, praktisi dan pemangku kebijakan dari berbagai bidang baik dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, yang diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Lampung, asosiasi terkait, akademisi, dan media. Forum ini diselenggarakan untuk menggali pemikiran dan rekomendasi kebijakan untuk menyusun perencanaan pembangunan jangka menengah (2025-2030) dan jangka Panjang (2025-2045).

Selanjutnya, Tri Setyoningsih, Ekonom Senior BI Lampung memaparkan Proyeksi Ekonomi Lampung 2023 dan penguatan hilirisasi industri berbasis agro. Dalam paparannya Tri Setyoningsih menjelaskan prospek Lapangan Usaha (LU) Utama Lampung tahun 2023 yang diprakirakan membaik di tengah tetap kuatnya permintaan domestik terutama di sektor pertanian dan industri pengolahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hilirisasi produk industri pengolahan makan minum (mamin) Lampung yang memiliki daya saing secara global seperti pa/m oil, kakao, dan kopi perlu diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung. Hal ini didasari oleh adanya keunggulan komparatif atas komoditas tersebut. Kami merekomendasikan pengembangan family industry mamin sebagai bentuk hilirisasi komoditas pangan unggulan di Lampung yakni kopi, kakao, dan lada,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Eng. Lukijanto, S.T , Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenkomar memaparkan tentang Strategi Pembangunan Infrastruktur, Sinerpi antara Infrastruktur Fisik dan Digital dalam Mendorong Transformasi Ekonomi. Lukijanto menyampaikan bahwa percepatan perluasan dan peningkatan infrastruktur menjadi menjadi salah satu agenda yang tercantum di dalam Dasar dan Arah Kebijakan RPJMN 2020-2024.

“Penguatan dan percepatan pembangunan infrastruktur salah satunya dicapai melalui transformasi digital yang jupa merupakan arahan Presiden Republik Indonesia pada 3 Apustus 2020. Pembangunan infrastruktur digital salah satunya melalui upaya peningkatan fasilitas pelabuhan Merak untuk mendukunp kelancaran Angkutan Lebaran 2023 melalui pemanfaatan teknolopi digital Stowage P/an dan penerapan artificial intelligence(AI) dalam menpalokasikan muatan kendaraan di dalam sebuah kapal yang akan berlayar dan menpatur perperakan kapal secara terjadwal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aplikasi digital stowage p/an ini dapat meningkatkan keselamatan dan jaminan keamanan pelayaran serta memberikan perhitungan secara real time terkait stabilitas kapal pada saat pemuatan kendaraan.

Mengakhiri Forum Ekonomi Lampung yang telah berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 9 Februari 2023, dapat disimpulkan antara Iain bahwa transformasi ekonomi Lampung harus mendorong upaya pencarian sumber pertumbuhan ekonomi baru, penguatan hilirisasi produk-produk unggulan, yang didukung oleh percepatan pembangunan infrastruktur termasuk diantaranya transformasi digital, dan penguatan kolaborasi kerja dari seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, swasta, maupun akademisi. (Leni)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 April 2026 - 17:54 WIB

Pemprov Lampung Susun Roadmap ETPD 2026–2028, Bidik Prestasi TP2DD 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:51 WIB

IJP Lampung Jajaki Pembentukan Koperasi Bersama Dinas Koperasi

Rabu, 8 April 2026 - 13:32 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Daerah untuk Optimalkan PAD

Selasa, 7 April 2026 - 18:38 WIB

Lampung Siapkan PLTSa 1.000 Ton Per Hari, Target Beroperasi 2027

Berita Terbaru

Lampung

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 Apr 2026 - 21:49 WIB

Lampung

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:01 WIB

Lampung

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 Apr 2026 - 18:05 WIB