Beredar Broadcast Gempa Susulan M 8,4 dan M 7,5 Situbondo, BMKG: Hoax!

Avatar

Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: I;ustrasi/Istimewa)

(Foto: I;ustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Setelah gempa M 6 mengguncang Situbondo kemarin, beredar pesan berantai berisi prediksi gempa susulan di berbagai wilayah.

Pesan berantai (broadcast) itu dipastikan tidak benar alias hoax.

Broadcast pertama mencatut nama BMKG. Pesan berantai itu menyebut ada potensi gempa susulan M 7,5 tanpa menyebut lokasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

Pesan berantai itu dipastikan hoax. BMKG menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.

\”#BMKG tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk keluar rumah di jam sekian-sekian karena akan ada gempa susulan dengan sekian magnitude. Sudah jelas itu #Hoax,\” tulis BMKG di Twitter, Jumat (12/10/2018).

Ada juga pesan berantai yang menyebut malam ini diprediksi ada gempa susulan M 8,4 di Madura dengan kedalaman 13 cm dan berpotensi tsunami.

Baca Juga  32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Gempa itu disebut bakal mengakibatkan guncangan dashyat dan semburan air hangat.

Broadcast itu juga hoax. BMKG mengimbau warga mencermati pesan-pesan yang beredar seperti ini.

\”Jika mendapatkan pesan seperti ini atau sejenisnya, baca pelan-pelan dan dihayati. Eh, waittt… Kedalaman: 13 CM??? Ini kedalaman gempa yang akan terjadi atau letupan mercon yang dikubur di tanah? 😱 . Jelas dipastikan ini #Hoax. Tidak ada prediksi gempa sampai sedetail itu,\” ungkap BMKG di Twitter. (dtc/lan)

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD
Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB