Khusus di Gudang Lelang, lanjut Neneng, rumah warga yang dibangun di atas permukaan laut akan selalu digenangi air.
“Mereka rumahnya di atas permukaan laut. Kualitas bangunan rata-rata semi permanen. Sedikit gelombang tinggi dia rusak. Pas pasang tertinggi, Rob, angin kencang, mereka kena terus,” ujar dia.
“Apalagi pantainya rendah juga kan. BMKG gak mungkin menyuruh mereka pindah, hanya memberikan peringatan,” tutup dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Desa Tangguh Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Bandarlampung, Syamsul Rahman, mengatakan pemerintah kota memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana).
“Program itu sudah lima tahun lebih ada,” ujar dia di ruang kerjanya.
Syamsul Rahman menuturkan program Destana dimulai pada 2016 di dua kelurahan, Kota Karang dan Kota Karang Raya, Kecamatan Telukbetung Timur. Dan pada tahun 2020 program Destana menyasar Kecamatan Panjang.
“Setiap tahun ada, tapi tahun ini karena keterbatasan dana, kita tunda, tidak kita laksanakan. Kemungkinan di 2022 akan ada,” kata dia.
Program Destana yang didanai APBD Bandarlampung ini bertujuan memberikan pemahaman dan antisipasi dampak bencana. (Josua)








