Banjir Rob Kian Sulit Diprediksi? Begini Penjelasan BMKG

Redaksi

Sabtu, 11 Desember 2021 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (11/12). Foto: Netizenku.com

Kampung Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (11/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Warga Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, hanya bisa pasrah setiap kali banjir Rob terjadi.

Banjir Rob merupakan peristiwa naiknya permukaan laut atau air laut ke daratan yang disebabkan oleh air laut pasang yang menyebabkan daerah di sekitarnya jadi tergenang dan banjir.

Naiknya permukaan air laut ini disebabkan beberapa faktor di antaranya air laut pasang, gelombang tinggi, potensi curah hujan, dan tinggi permukaan air laut.

Baca Juga  Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi 'Pelangi' Pagi-Pagi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat selalu mengeluarkan peringatan dini apabila akan terjadi potensi banjir Rob di wilayah pesisir.

Bagi para nelayan Gudang Lelang, mereka lebih mengandalkan pengalaman dan penanggalan Jawa yang mereka anut selama berpuluh-puluh tahun.

Mereka selalu mengikuti kalender Jawa dalam setiap aktifitas seperti melaut, dan mencari lokasi ikan tangkapan.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

“Dulu kita patokannya gunung, kalau (nelayan) yang sekarang pakai GPS,” ujar salah seorang nelayan, Arifin, Sabtu (11/12) siang, saat ditemui di warung kopi KUD Mina Jaya bersama 4 nelayan lainnya.

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan
HUT ke-344 Bandar Lampung, Eva Dwiana Fokus Atasi Banjir dan Benahi Infrastruktur
HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan
Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:59 WIB

Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:18 WIB

Genjot Roda Ekonomi, DPRD Lampung Desak OPD Percepat Serapan Anggaran 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:43 WIB

Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Budhi Condrowati Minta Pemprov Lampung Cicil Utang BPJS Rp105 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 18:29 WIB

Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:26 WIB

Sekber Lampung Soroti Pihak yang Teriak Paling Kencang Saat MBG Dibenahi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:26 WIB

Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Buka Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:53 WIB

Pringsewu

Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:50 WIB