Banjir Rob Kian Sulit Diprediksi? Begini Penjelasan BMKG

Redaksi

Sabtu, 11 Desember 2021 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (11/12). Foto: Netizenku.com

Kampung Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (11/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Warga Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung, hanya bisa pasrah setiap kali banjir Rob terjadi.

Banjir Rob merupakan peristiwa naiknya permukaan laut atau air laut ke daratan yang disebabkan oleh air laut pasang yang menyebabkan daerah di sekitarnya jadi tergenang dan banjir.

Naiknya permukaan air laut ini disebabkan beberapa faktor di antaranya air laut pasang, gelombang tinggi, potensi curah hujan, dan tinggi permukaan air laut.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat selalu mengeluarkan peringatan dini apabila akan terjadi potensi banjir Rob di wilayah pesisir.

Bagi para nelayan Gudang Lelang, mereka lebih mengandalkan pengalaman dan penanggalan Jawa yang mereka anut selama berpuluh-puluh tahun.

Mereka selalu mengikuti kalender Jawa dalam setiap aktifitas seperti melaut, dan mencari lokasi ikan tangkapan.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Dulu kita patokannya gunung, kalau (nelayan) yang sekarang pakai GPS,” ujar salah seorang nelayan, Arifin, Sabtu (11/12) siang, saat ditemui di warung kopi KUD Mina Jaya bersama 4 nelayan lainnya.

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB