Yanto baru sebulan menjabat Ketua RT 028/Lingkungan III, Kelurahan Kangkung. Wilayahnya dihuni 120 KK yang seluruhnya membangun permukiman di atas permukaan laut dan bekerja sebagai nelayan.
“Memang dilarang sih ya, waktu dulu mau ada gusuran, pas Pak Herman HN jadi Wali Kota, ditahan, enggak boleh digusur. Makanya saya juga terimakasih sama Pak Herman dan Ibu Eva Dwiana,” kata dia.
Baca Juga: Wali Kota Gandeng Akademisi Tata Pesisir Bandarlampung
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yanto mengatakan sejauh ini belum ada warga yang menyampaikan keluhan atas banjir Rob yang kerap menggenangi rumah mereka.
“Sudah biasa, apalagi memang warga juga punya kebiasaan membuang sampah ke got, setiap hujan gede banjir, gak keluar airnya,” ujar dia.
Aktifitas Manusia Mengubah Alam
Forecaster BMKG Maritim Panjang, Neneng, ketika dihubungi menjelaskan setiap tahunnya terjadi perubahan alam yang diakibatkan aktifitas manusia.
“Jumlah manusia semakin tahun semakin banyak. Lahan-lahan yang seharusnya tidak ditempati oleh manusia, dibangun. Pesisir yang harusnya ditanam pohon bakau malah ditanam rumah-rumah,” kata dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








