Bandarlampung Bakal Punya Tambahan Daerah Rawan Banjir

Redaksi

Rabu, 4 April 2018 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan pada Selasa (3/4) malam menyisakan genangan di Kecamatan Sukarame.

Hujan pada Selasa (3/4) malam menyisakan genangan di Kecamatan Sukarame.

Bandarlampung Bakal Punya Daerah Tambahan Rawan Banjir

Bandarlampung (Netizenku): Kota Bandarlampung nampaknya bakal punya daerah yang akan menambah catatan buruk pemerintah dalam hal penanganan banjir. Pasalnya, Kecamatan Sukarame yang pada tahun-tahun sebelumnya hampir tidak pernah dilanda banjir, kini sering mengalami banjir dan terdapat banyak genangan air di jalan.

Berdasarkan pantauan lapangan, Jalan Letkol Endro Suratmin depan Kampus UIN Raden Intan Lampung, masih terdapat genangan air hingga pukul 14:00 WIB. Berdasarkan keterangan warga, daerah sekitar Sukarame seringkali banjir saat hujan turun. Menurut Mulyadi (42), Selasa (3/4) malam merupakan banjir terparah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

\”Semalam itu banjir terparah. Di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum banjir sampai sedengkul. Terus kata keluarga saya di Jalan Pembangunan 5, banjirnya ada yang sampai paha, dan masuk kerumahnya warga,\” kata Mulyadi kepada Netizenku.com, Rabu (4/4).

Disambangi Netizenku.com, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, M Rizky membenarkan bahwa pada Selasa malam daerah Sukarame memiliki beberapa titik banjir yang cukup parah.

\”Benar, di Jalan Pembangunan 5, Sukarame saat kami kesana banjirnya sampai sepaha orang dewasa. Kemudian ada sebagian titik banjir di daerah Jalan Riyacudu, Kelurahan Korpri Jaya,\” ujar Rizky.

Menurut dia, apabila kejadian tersebut berulang, bisa saja Kecamatan Sukarame ditetapkan sebagai rawan banjir. \”Kalau dicatatkan kita, Sukarela itu bukan daerah rawan banjir, karena dulu hanya genangan-genangan saja saat hujan deras turun. Sekarang kok jadi seperti ini. Kalau kejadian ini berulang, bisa saja kami menetapkan Kecamatan Sukarame menjadi daerah rawan banjir,\” imbuhnya.

Berdasarkan pengecekan yang dilakukan BPBD, irigasi yang ada di Kecamatan Sukarame sangat kurang dari kelayakan. Menurutnya, irigasi di daerah itu banyak yang mengalami pendangkalan dan terlalu sempit, sehingga air meluap hingga naik ke jalan.

\”Bisa dikatakan irigasinya sangat tidak layak. Yang kita lihat terjadi pendangkalan dan terlalu sempit. Sehingga airnya naik ke jalan. Tapi kami sudah koordinasikan semua itu ke Dinas PU dan Lingkungan Hidup. Mudah-mudahan segera ditangani lah, karena kami bergeraknya kan saat sudah terjadi, pencegahan tetap ada di mereka,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB