oleh

Dari Lampung ke Malang, Holaspica Rilis Mini Album \”Naik ke Laut\”

Bandarlampung (Netizenku.com): Perahu pun sampai pada titik dimana ikan pun ikut menanti kedatangan nelayan…

Begitu pun Holaspica, singer-songwriter berasal dari Lampung, yang akhirnya merilis EP berjudul \”Naik ke Laut\”, dengan 5 track list dan cerita berkesinambungan seorang nelayan yang melakukan perjalanan pulang dan pergi.

Album ini akan dirilis besok, Minggu (5/8) di Kota Malang, baik secara digital (platform spotify etc) dan fisik, yang akan didistribusikan di beberapa kota nantinya.

\"\"

Holaspica merupakan solo project dari Virdyas Eka Diputri, yang akrab dipanggil \”Hola\”. Musiknya bernapaskan prosa melankolis, dengan nuansa laut di malam hari. Sebelumnya, solois yang berasal dari Lampung ini telah merilis secara digital, single pertamanya yang berjudul Naik ke Laut dan single kedua berjudul The Dying Sky, melalui pemutaran serentak di 45 radio di Indonesia.

Baca Juga  KSR PMI UIN Diganjar Penghargaan Kelompok Donor Darah Terbaik

Album ini, diisi single-single yang telah dirilis, ditambah 3 track yang juga secara garis besar sudah terdengar familiar bagi para pendengar hola atau penyuka ikan. Mini album ini berisikan 3 cerita kelanjutan setelah single The Dying Sky, yakni cerita bagaimana nelayan menghadapi dirinya sendiri ketika sudah berada di tengah dan berhadapan dengan ikan atau sesuatu yang ditemukannya. Cerita itu diwakili oleh lagu berjudul Eleonora.

Baca Juga  Menikmati Wisata Gunung Perahu Bandarlampung Hanya Bayar Pakai Sampah Plastik

\"\"

Di mini album ini pun, dilanjutkan dengan track ke 4 yakni berjudul The Rain Is Coming, mewakilkan kisah bagaimana nelayan tadi yang berada di tengah, tertimpa suatu perubahan yang mendesak diri untuk memaknakan kembali semua yang terjadi di hidupnya, termasuk dirinya sendiri.

Terakhir, ada di posisi penutup, lagu yang berjudul Waktunya Pulang, menceritakan keinginan nelayan untuk menyelesaikan perjalanannya, entah itu berarti harus menyempatkan pulang dahulu, dan berdoa esok masih bisa diberikan kesempatan untuk Naik ke laut.
Musisi yang menjadi line-up di Folk Music Festival (2018), Soundsations (2018), Urban Gigs (2017), Artjog9 (2016), Asean Literary Festival (2015), dan lewat single pertamanya yakni Naik ke Laut, berhasil menjadi salah satu Breaking Indonesian Artist di sebuah playlist di Apple Music Singapura (2017), sekali lagi, mendedikasikan lagu-lagunya kepada mereka yang sadar akan \”suara\” nya, imajinasinya, mimpinya, dan gagasannya, untuk diwujudkan lalu dibagikan.(Agis/Rls)

Baca Juga  Pak Presiden Bertanya, Tolong Dibantu, Ya!

Track list
1. Naik ke laut
2. The dying sky
3. Eleonora
4. 4. The rain is coming
5. Waktunya pulang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *