AMP Kritik Pembelian Iphone Pakai APBD

Suryani

Jumat, 25 April 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AMP, Safrudin Tanjung, Foto: Soheh/NK.

Ketua AMP, Safrudin Tanjung, Foto: Soheh/NK.

Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) mengkritisi pengadaan empat unit iPhone 15 oleh Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran. Pembelian yang menggunakan dana APBD tahun anggaran 2025 itu menelan anggaran sebesar Rp139 juta.

Pesawaran (Netizenku.com): Ketua AMP, Safrudin Tanjung, menilai pengadaan tersebut sangat melukai hati masyarakat, terlebih di tengah kondisi keuangan daerah yang dinilai sedang tidak sehat.

“Ini kan nggak benar. Lagi defisit anggaran, tapi malah beli barang mahal yang manfaatnya minim. Lebih baik uangnya dipakai untuk kepentingan rakyat,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, di saat banyak janji pemerintah yang belum terealisasi—seperti pembayaran BPJS yang diblokir, minimnya pembangunan, hingga insentif guru honorer yang belum cair—justru muncul pemborosan anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran.

Tanjung juga mempertanyakan harga pembelian iPhone yang disebutnya di atas harga pasar. Ia menyebut, harga iPhone 15 berkisar Rp22.549.000 per unit, namun anggaran yang digunakan untuk empat unit melebihi angka tersebut.

Baca Juga  Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

“Kalau kita lihat, ada indikasi mark-up. Harga pasaran jelas lebih murah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tanjung mengungkapkan smartphone tersebut kabarnya akan digunakan oleh para pejabat di lingkungan sekretariat.

“Informasinya, itu buat petinggi-petinggi di sekretariat. Luar biasa tega. Masa, ponsel mewah dibelikan pakai uang rakyat?” sesalnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perlengkapan dan Aset Pemkab Pesawaran, Djuanda, belum dapat dimintai keterangan. Menurut staf kantor, yang bersangkutan telah pindah tugas ke Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga  Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

“Mau ketemu siapa? Pak Kabag sudah tidak bertugas di sini. Beliau sudah pindah ke Lampung Selatan,” ujar salah satu staf di kantor tersebut. (Soheh)

Berita Terkait

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM
Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program
Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Percepatan Pembangunan Jalan Provinsi di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Senin, 9 Februari 2026 - 23:47 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Lampung Jadi Tuan Rumah PIN Papdi 2027

Senin, 9 Februari 2026 - 19:06 WIB

Andi Robi Diperiksa BK DPRD Lampung Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Berita Terbaru