Agar tak Gagap Seperti Cagub, Ini yang Dimaksud E-commerce

Redaksi

Minggu, 8 April 2018 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto ilustrasi: Netizenku.com)

(Foto ilustrasi: Netizenku.com)

Bandarlampung (Netizenku.com): Ada yang menarik sekaligus menggelitik saat berlangsungnya debat calon gubernur Lampung yang dihelat KPU di Hotel Novotel, Sabtu (7/4) kemarin. Ketika itu salah satu calon gubernur (cagub) terlihat gelagapan saat mendapat pertanyaan dari moderator seputar e-commerce.

Bahkan hingga waktu untuk menjawab habis berlalu, cagub itu masih terlihat kebingungan mencerna arah pertanyaan, atau mungkin pula dirinya tidak paham makhluk apakah e-commerce itu?

Agar kita tak ikut gelagapan seperti cagub tersebut, mari kita cari tahu apakah gerangan e-commerce. Menurut Wikipedia Indonesia, electronic commerce atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi atau jaringan komputer lainnya.

Disebutkan pula E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

E-commerce merupakan bagian dari e-business, dimana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekadar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan lain sebagainya.

Baca Juga  Dedi Afrizal: Perawat Juga Manusia, Selayaknya Diperlakukan Manusiawi

Perkembangan E-commerce di Indonesia terbilang pesat. Namun penerapannya dianggap masih sangat perlu diperluas lagi. Bahkan Asosiasi E-Commerce Indonesia (iDEA) menilai, usaha kecil menengah yang menjual produk lokal harus mengikuti perkembangan transaksi dagang daring (e-commerce). Sebab, masih banyak peluang dari ekonomi digital di Indonesia.

Menurut Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia idEA sekaligus CEO Blanja.com, Aulia E. Martino, e-commerce harus didukung dengan keberpihakan semua pihak, dan tidak berfokus hanya pada kinerja Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Keuangan.

Baca Juga  MA Cabut Permenhub Nomor 108/2017 soal Transportasi Online

Pelaku UKM lokal yang sedang berkembang di daerah asalnya pun juga tidak perlu dibebankan dengan administrasi. Sebaliknya, harus didukung dengan fasilitas untuk mengembangkan produknya agar layak dijual dalam situs belanja daring.

\”Banyak keberpihakan yang bisa dibangun. Banyak pula anak-anak muda yang bikin aplikasi. Namun, gimana caranya bisa mengongkosi ide brilian itu kalau tidak ada keberpihakan,\” katanya, baru-baru ini.

Demikianlah sedikit gambaran seputar istilah e-commerce dan perkembangannya di negeri ini.(Netizenku)

Berita Terkait

Truk Bermuatan 10 Ton Gabah Terguling di Pringsewu, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus Lalin
Puting Beliung, Dandim 0421/LS Pimpin Gotong Royong Puluhan Rumah Rusak di Pesawaran
Area Depan Kantor Polisi Jadi Lahan Baku Tembak
Oknum Dosen Fakultas Dakwah Diduga Todongkan Sajam pada Atasan
Terduga Teroris di Lampung Diringkus Densus 88
IKRAR Kecam Tindakan Asusila di Kampus UIN
Baru Masuk Penghujan, Longsor Timpa Rumah Warga di Panjang
Memasuki Penghujan, Hati-hati Nyawa Hilang karena Pohon Tumbang

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:24 WIB

Marindo Resmi Dilantik Jadi Pejabat Bupati Pringsewu

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:59 WIB

Sekdaprov Fahrizal Lepas Pejabat Purnabakti

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:38 WIB

Gubernur Arinal Minta Maksimalkan PON XXI Sumut-Aceh

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:10 WIB

Puji Dorong JCH Segera Lengkapi Syarat Pelunasan Tahap II

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:05 WIB

Ribuan Peserta Diprediksi Ramaikan Lampung Half Marathon 2024

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:42 WIB

Gubernur Arinal Gaet Investor Tingkok

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:36 WIB

Pemprov Lampung Rakor Penanganan Dampak Banjir

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:00 WIB

Gubernur Arinal Resmikan Rumah Sakit Hewan Kota Metro

Berita Terbaru

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ketika melantik Marindo Kurniawan. Foto: Luki.

Lampung

Marindo Resmi Dilantik Jadi Pejabat Bupati Pringsewu

Jumat, 1 Mar 2024 - 15:24 WIB

Tulang Bawang Barat

Tim Evaluasi Kemendagri Nilai Kinerja Pj Bupati Tubaba Sangat Baik

Jumat, 1 Mar 2024 - 13:09 WIB

Sekdaprov, Fahrizal Darminto, saat melakukan pelepasan pejabat purna bakti. Foto: Humas.

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Lepas Pejabat Purnabakti

Kamis, 29 Feb 2024 - 17:59 WIB