Polisi Nyatakan Belum Ada Jenazah Korban Lion Air Teridentifikasi

Avatar

Rabu, 31 Oktober 2018 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilot Lion Air yang jatuh, Bhavye Suneja (Foto: Facebook)

Pilot Lion Air yang jatuh, Bhavye Suneja (Foto: Facebook)

Lampung (Netizenku.com): Dari 24 kantong jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 yang diterima tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri, belum ada satu pun yang dapat diidentifikasi. Apa alasannya?

\”Memang kondisi yang tadi pagi, yang kita terima dari 24 kantong itu body pack,\” ucap Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Selain itu, Arthur mengaku sudah mendapatkan data antemortem dari keluarga korban yang totalnya 185 data. Dari data itu, ada pula ciri-ciri tiap korban. Tapi, menurut Arthur, itu belum bisa dijadikan dasar identifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Ada ciri spesifik tapi belum dapat merilis karena dari antemortem keluarganya memiliki ciri yang sama,\” ucap Arthur.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Untuk itulah, tim DVI akan bergantung pada tes DNA. Hanya, menurut Arthur, tes DNA cukup memakan waktu.

\”Saya sudah sampaikan paling cepat 4 hari dari sekarang, 4-8 hari,\” ujar Arthur.

Pesawat Lion Air JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB, Senin (29/10) kemarin, dan hendak menuju Pangkalpinang.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Namun, pada pukul 06.33 WIB di hari yang sama, pesawat itu hilang kontak hingga diketahui jatuh.

Ada 189 orang di dalam pesawat itu, termasuk penumpang dan awak kabin.

Kini personel Badan SAR Nasional sedang berusaha melakukan di lokasi jatuhnya pesawat, di laut sebelah utara Karawang, Jawa Barat. (dtc/lan)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru