Kukuhkan Penggemar Bonsai, Parosil Imbau Jaga Alam dan Lingkungan

Avatar

Selasa, 18 September 2018 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lambar Parosil Mabsus (Foto: Iwan/Nk)

Bupati Lambar Parosil Mabsus (Foto: Iwan/Nk)

Lampung Barat (Netizenku.com) : Puluhan penggemar bonsai yang tergabung dalam Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Lampung Barat (Lambar) dikukuhkan oleh Bupati Parosil Mabsus, di panggung utama Liwa Fair di kompleks Sekuting Terpadu Lambar, Selasa (18/9/2018).

Pengukuhan oganisasi yang dipimpin dr Widyarmoko Kurniawan, S.Pb, tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Dandim 0422 Letkol. Kav. Adri Nurcahyo, Kapolres AKBP Tri Suhartanto, Asisten II Sekkab Lambar Nata Djudin Amran dan sejumlah kepala OPD.

Bupati Lambar, Parosil Mabsus, mengatakan, keberadaan PPBI di Lambar diharapkan sebagai wadah bertukar pikiran dan berbagi ilmu dalam menciptakan karya seni bonsai yang mempunyai nilai sangat tinggi.

Baca Juga  Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab pecinta bonsai mampu merubah suatu bonggol kayu yang tidak berharga menjadi bernilai.

\”PPBI ini harus mampu menciptakan kreasi bonsai yang bernilai seni lebih tinggi lagi, mampu menciptakan barang yang tidak bernilai menjadi bernilai tinggi. Jadi PPBI ini merupakan wadah silaturahmi dalam rangka bertukar pikiran,\” ujar Parosil.

Dijelaskan, 64 persen wilayah Lambar merupakan hutan, tentu memiliki beragam species tanaman yang dapat diciptakan sebagai karya seni berupa bonsai, karena pecinta bonsai tentu akan mengambil bahan dengan tidak merusak alam.

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

\”Lambar ini sebagian wilayahnya adalah hutan, tentu kekayaan kita akan tanaman yang berpotensi dikreasikan menjadi bonsai. Tetapi harapan saya seluruh pencinta bonsai Lambar tetap menjaga alam dan lingkungan,\” imbau bupati.

PPBI juga diharapkan terus berinovasi, karena dalam seni bonsai yang sebelumnya berasal dari tanaman yang tidak bernilai, menjadi sebuah karya seni yang memiliki nilai tinggi.

\”Ada filosofi bonsai, dimana tunggul yang dulunya tidak memiliki nilai, jika disentuh oleh tangan kreatif, maka akan sangat bermanfaat dan memiliki nilai tinggi,\” kata Parosil.

Baca Juga  Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

Sementara Ketua PPBI Lambar, Widyamoko Kurniawan, mengatakan pencinta bonsai di Lambar dalam mencari bahan yang akan di olah sebagai karya yang bernilai seni, berprinsip tidak akan merusak alam hanya untuk mendapatkan bonggol yang diinginkan.

\”Prinsip kami jelas, menjaga kelestarian alam Lambar, jadi dalam mencari bahan untuk diolah sebagai kayu kerdil (bonsai) dengan tetap menjaga alam Lambar, dan tidak merusak lingkungan,\” kata dia seraya mengatakan hasil seni pembuatan bonsai oleh anggota PPBI Lambar sudah diminati oleh penggemar bonsai di luar Lambar. (Iwan)

Berita Terkait

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:43 WIB