Kemasi Pesawaran Tolak Aksi #2019GantiPresiden

Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com) : Belasan massa yang mengatasnamakan Kesatuan Mahasiswa Peduli Demokrasi (Kemasi), melakukan aksi damai di Jalan A Yani, simpang tiga Tugu Pengantin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Rabu (5/9).

Aksi ini sebagai bentuk penolakan adanya deklarasi #2019gantipresiden.

Menurut mereka, hal ini memicu terjadinya bentrokan antara kedua belah pihak dan bakal menimbulkan perpecahan antarsesama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Hegemoni telah terjadi akhir-akhir ini terkait #2019gantipresiden di beberapa daerah Indonesia itu menuai prokontra. Ada masyarakat yang mendukung gerakan itu, ada juga yang menolak, sehingga sangat mungkin terjadi bentrokan antara kedua belah pihak dan akan menimbulkan perpecahan,\” kata Romi selaku koordinator aksi.

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Dijelaskannya, dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 mengatur tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Tetapi, lanjut Romi, ada lima hal yang harus dijaga dan dipenuhi dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yakni, menghormati hak-hak orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum, mentaati hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga  TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Lalu, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum serta menjaga keutuhan NKRI.

\”Dengan alasan yang diuraikan itu kami perwakilan dari masyarakat memberikan tuntutan yang menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpastisipasi aktif menciptakan pemilu yang damai,\” ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada penyelenggara pemilu serta peserta pemilu, untuk menataati peraturan perundang-undangan tentang pemilu.

Baca Juga  Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Mereka juga mendesak aparat kepolisian menindak tegas, dengan tidak memberikan izin atau bahkan membubarkan deklarasi #2019gantipresiden, yang akan dilaksanakan pada 7 September 2018.

\”Hal itu karena berpotensi menciptakan konflik horizontal di Lampung. Kami juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses demokrasi secara bersih dan aman, serta tetap menjaga stabilitas keamanan, baik itu di daearah maupun nasional,\”  imbaunya. (soheh)

Berita Terkait

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani
Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja
Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025
Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan
Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran
Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD
Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga
Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB