Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas mendorong pengembangan berbagai potensi unggulan daerah untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.
Pringsewu (Netizenku.com): Upaya tersebut disampaikan Riyanto saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Anggota DPR RI asal Lampung, Ir. H. Hanan A. Rozak, M.S.
Dalam kunjungan tersebut, Riyanto didampingi Kepala Bapperida Pringsewu Dr. Imam Fatkuroji, S.STP., M.IP., Kepala Dinas Pertanian M. Maryanto, S.Pt., serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Rombongan diterima Menteri UMKM Maman Abdurrahman, S.T.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Pringsewu untuk menyampaikan sejumlah potensi daerah yang dinilai dapat dikembangkan guna memperkuat pemberdayaan dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Salah satu potensi yang disampaikan adalah pengembangan Modified Cassava Flour (Mocaf) sebagai produk olahan berbasis komoditas lokal. Produk tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi komoditas bernilai tambah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Selain Mocaf, Riyanto turut menyampaikan potensi kuliner Maliosewu dan Nggruput sebagai bagian dari pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Pringsewu.
Penguatan sektor kuliner tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal, memperluas akses pasar, sekaligus menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Potensi lain yang turut dibahas yakni pengembangan usaha peternakan kambing dan domba. Pengembangan komoditas tersebut dapat membuka peluang ekonomi masyarakat melalui sektor budidaya, pengolahan, hingga produk turunannya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemkab Pringsewu berharap terbangun sinergi dengan pemerintah pusat dalam mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat UMKM, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu. (*)








