Serapan BOK Puskes di Tubaba Baru 15 Persen, Pemkab Dorong BLUD Mandiri

ari

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menyoroti rendahnya penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik/Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di tingkat Puskesmas. Hingga Juni 2026, realisasi anggaran tersebut baru mencapai sekitar 15 persen.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kondisi itu menjadi salah satu perhatian utama dalam Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas yang digelar di Ruang Rapat BPK, Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., dan diikuti jajaran Dinas Kesehatan, BKAD, serta seluruh kepala Puskesmas se-Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rendahnya serapan BOK dinilai berbanding terbalik dengan kebutuhan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Bupati Tubaba Ikuti Persiapan KPPD Angkatan III 2026, Siapkan Renaksi Pembangunan Daerah

Terlebih, dalam tiga tahun terakhir realisasi DAK Nonfisik/BOK di Tubaba disebut konsisten berada di bawah 70 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Ns. Majril, S.Kep., M.M., mengatakan kondisi tersebut harus segera dibenahi seiring dengan kebijakan pemerintah daerah yang mendorong Puskesmas bertransformasi menjadi BLUD yang lebih mandiri.

“Ke depan, BLUD Puskesmas tidak lagi menerima support anggaran dari APBD. Kita akan berikan kewenangan sepenuhnya dalam pengelolaan anggaran secara mandiri tanpa tergantung anggaran pemerintah daerah,” ujar Majril.

Menurutnya, rendahnya serapan anggaran tidak boleh terus terjadi karena dana tersebut telah dialokasikan pemerintah pusat untuk mendukung operasional dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Buka Ruang Kolaborasi, LDII Siap Dukung Program Prioritas

“Anggaran yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui DAK Nonfisik justru serapannya masih rendah. Tiga tahun terakhir serapan kita selalu di bawah 70 persen, dan hingga Juni 2026 baru mencapai sekitar 15 persen,” katanya.

Sekda Tubaba Iwan Mursalin menegaskan, percepatan kemandirian BLUD Puskesmas menjadi penting di tengah tantangan fiskal daerah. Puskesmas dituntut mampu mengelola keuangan secara fleksibel sekaligus mengoptimalkan sumber pendapatan dari layanan kesehatan.

“Kita harus bekerja lebih maksimal agar Puskesmas mampu mandiri dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tubaba semakin berkualitas serta mampu bersaing dengan daerah lain,” tegas Iwan.

Ia meminta seluruh Puskesmas tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang tersedia benar-benar mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan

Sementara itu, Kepala BKAD Tubaba, M. Mukmin, S.T., M.M., menyatakan pemerintah daerah siap mendukung proses menuju kemandirian BLUD melalui pembenahan tata kelola keuangan dan penyesuaian Standar Harga Satuan (SSH).

Penyesuaian tersebut, kata dia, diperlukan agar biaya operasional Puskesmas, termasuk perjalanan dinas petugas kesehatan, lebih realistis dengan kondisi geografis Tubaba.

“Target kita tahun ini menuju kemandirian BLUD Puskesmas. BKAD siap mendukung melalui penyesuaian Standar Harga Satuan, termasuk biaya perjalanan dinas operasional Puskesmas agar lebih realistis sesuai kondisi geografis,” ujar Mukmin.

Editor : Arie

Berita Terkait

PAUDHI Tubaba Diperkuat, Lintas Sektor Satukan Langkah Dukung Tumbuh Kembang Anak
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD
Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis
Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen
Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI
Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:16 WIB

Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Mesuji Ukir Sejarah, Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin Lampung Tiga Kategori Sekaligus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Budiman As Minta 8.000 Aset Pemprov Lampung Diaudit Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

Berita Terbaru