Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (18/6/2026).
Lampung Selatan (Netizenku.com): Kunjungan tersebut dilakukan untuk memimpin konferensi pers pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jaringan antarpulau yang berhasil digagalkan jajaran Polres Lampung Selatan di Area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.
Kapolda Lampung tiba di Lampung Selatan menggunakan helikopter NBO-105 Polairud Polri yang mendarat di kawasan UPPKB Way Urang, Kecamatan Kalianda. Kedatangannya disambut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav. Mochammad Nuril Ambiyah, serta sejumlah pejabat utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Setelah mendarat, rombongan Kapolda melanjutkan perjalanan menuju Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lampung Selatan untuk menghadiri konferensi pers pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah yang diduga beroperasi melalui jalur penyeberangan antarpulau.
Pengungkapan tersebut menjadi salah satu capaian besar jajaran penegak hukum di Provinsi Lampung sepanjang 2026. Dalam kurun waktu Februari hingga Juni 2026, polisi menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan narkotika di Area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni dengan total nilai barang bukti mencapai Rp235,1 miliar.
Dari operasi tersebut, petugas menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar, yakni:
- Sabu-sabu sebanyak 179,5 kilogram;
- Ganja sebanyak 58 kilogram;
- Pil ekstasi sebanyak 44.128 butir;
- Ketamine sebanyak 11,4 kilogram;
- Pil erimin 5 atau happy five sebanyak 20.000 butir;
- Cairan etomidate sebanyak 3.148 cartridge dan 5.000 mililiter liquid.
Pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya posisi Lampung Selatan sebagai salah satu pintu masuk dan jalur distribusi dari Pulau Jawa menuju Sumatera. Pengawasan yang diperkuat di kawasan Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu upaya aparat untuk memutus jaringan peredaran narkotika antarpulau.
Kunjungan Kapolda Lampung sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyambut baik koordinasi dan kolaborasi yang terus terjalin dengan unsur Forkopimda. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. (*)








