Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung. Langkah ini siap ia ambil jika mendapat dukungan penuh dari para kader di tingkat kabupaten dan kota.
Lampung (Netizenku.com): Wahrul berkomitmen penuh untuk mengembalikan kejayaan organisasi kepemudaan tersebut. Caranya lewat berbagai program pemberdayaan pemuda yang nyata.
Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada para Ketua Karang Taruna kabupaten/kota yang telah memberikan modal semangat menjelang pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat, para Ketua Karang Taruna kabupaten/kota, atas dukungannya. Semoga kita bisa menyatukan niat dan semangat untuk mengembalikan serta membumikan kembali Karang Taruna di Provinsi Lampung,” ujar Wahrul, Senin (6/7/2026).
Agenda Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung sendiri dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026. Menurut Wahrul, acara besar ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Budi Juwandono.
Meski arus dukungan dari kader bawah begitu kuat, Wahrul menegaskan tidak akan melangkah sendirian. Ia akan terlebih dahulu meminta arahan dan restu dari Rahmat Mirzani Djausal.
“Kalau memang diinginkan oleh para kader Karang Taruna di kabupaten/kota, bismillah. Tetapi tentu nanti saya harus melapor terlebih dahulu kepada Bapak Gubernur. Bagaimanapun, Karang Taruna harus bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung,” jelasnya.
Jika dipercaya memimpin Karang Taruna Lampung, Wahrul sudah menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satu target utamanya adalah memfasilitasi dan memberdayakan 1.000 pelaku UMKM di Provinsi Lampung. Program ini dirancang untuk mendongkrak peran ekonomi pemuda secara langsung.
Wahrul juga terinspirasi untuk membawa pulang kejayaan masa lalu. Ia ingin Karang Taruna Lampung kembali berjaya seperti pada era kepemimpinan Fauzi AT, yang kala itu sukses mendapat perhatian langsung dari Presiden Soeharto.
“Kami ingin mengembalikan kembali kejayaan Karang Taruna. Itu menjadi inspirasi bagi kami agar pemuda hari ini lebih bersemangat dan lebih bangkit,” tegasnya.
Bagi Wahrul, pemuda Lampung tidak boleh hanya menjadi penonton. Karang Taruna harus terlibat aktif menyukseskan berbagai program pemerintah. Mulai dari program Koperasi Desa (Kopdes), program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga optimalisasi alat pengering hasil pertanian (dryer) dari Pemprov Lampung.
Keterlibatan ini dinilai penting untuk mendukung program pemerintahan Prabowo Subianto dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membangun kemandirian masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam penyaluran pupuk cair, penanganan bencana, hingga aksi sosial di tingkat desa.
“Saya melihat potensi pemuda di Lampung sangat besar. Semangat gotong royong mereka masih sangat kuat, mulai dari menyambut HUT Kemerdekaan RI, membantu kegiatan masyarakat, hingga memakmurkan masjid. Seluruh kekuatan ini harus kita himpun sebagai modal persatuan dan kemajuan bersama,” pungkasnya. (*)








