Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Rafik

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan pungutan liar (pungli) kembali mengguncang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanggamus. Kali ini, sejumlah guru Taman Kanak-kanak (TK) menjerit karena dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka dikabarkan “disunat” oleh oknum tertentu.

Tanggamus (Netizenku.com): Kabar miring ini mencuat setelah percakapan di grup WhatsApp guru TK bocor ke publik. Dalam grup tersebut, para guru yang baru saja menerima tunjangan sertifikasi diminta untuk “sadar diri”. Mereka diarahkan menyetor sejumlah uang yang diklaim untuk kas organisasi IGTKI dan oknum di lingkungan Disdikbud.

Baca Juga  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Praktik ini memicu keresahan mendalam. Sebab, dana sertifikasi dan TPP adalah hak murni tenaga pendidik. Uang tersebut seharusnya diterima utuh tanpa potongan ilegal apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi isu panas ini, Kabid Kepegawaian Disdikbud Tanggamus, Evayani, S.Sos., angkat bicara. Ia mengaku terkejut dan baru mengetahui kabar tersebut dari awak media.

Baca Juga  Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

“Masukan ini akan kami telusuri terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran informasinya,” ujar Eva saat dikonfirmasi.

Eva menjelaskan bahwa dirinya belum bisa memberi penjelasan mendalam karena baru menjabat sekitar dua bulan. Meski begitu, ia berjanji akan melakukan pengecekan internal guna mengusut apakah praktik pungutan ini sudah berlangsung lama atau tidak.

“Yang pasti akan kami telusuri terlebih dahulu,” tegasnya.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis

Berita Terkait

Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD
Sekolah Rakyat Tubaba Siap Dibangun, 2.520 Anak Keluarga Kurang Mampu Bakal Dapat Pendidikan Gratis
Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen
Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI
Bukan Sekadar Bersih, Tubaba Ingin Ubah Kebiasaan Pelajar Peduli Lingkungan
Tubaba Bidik Zero Violence, Sekolah Diminta Jadi Benteng Perlindungan Anak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB