Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Pesantren

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan melalui penguatan peran pondok pesantren. Hal ini disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausalsaat menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara, serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).

Lampung (Netizenku.com): Dalam kesempatan tersebut, Mirzani menyoroti peran penting pesantren dalam menampung puluhan ribu anak yang tidak tertampung di sekolah menengah formal.

“Saya tidak bayangkan seandainya tidak ada pesantren di Provinsi Lampung. Mungkin IPM kita akan semakin jeblok dan angka kemiskinan bertambah,” ujar Mirzani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, setiap tahun terdapat sekitar 130 ribu lulusan SMP di Lampung. Namun, ketersediaan bangku SMA hanya sekitar 90 ribu, sehingga puluhan ribu siswa berpotensi tidak melanjutkan pendidikan.

Baca Juga  Realisasi MBG di Lampung Baru 1 Juta Anak, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu lulusan SMP akhirnya melanjutkan pendidikan di pondok pesantren yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Saat ini tercatat sekitar 1.400 pesantren di Lampung yang turut berperan dalam mencetak generasi muda berakhlak sekaligus menekan angka kemiskinan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Lampung mengalokasikan dana hibah tahun anggaran 2026 yang diserahkan langsung oleh Gubernur kepada 20 pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan dalam acara tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyoroti daya saing lulusan SMA di Lampung di tingkat nasional. Ia menyampaikan keprihatinan atas minimnya persentase putra daerah yang berhasil lolos ke Fakultas Kedokteran di Universitas Lampung, yang hanya berkisar 20–25 persen.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung: LHP BPK Harus Jadi Instrumen Perbaikan Sistem Pemerintahan

Menurut Muzani, pemerintah pusat saat ini menjalankan sejumlah program strategis di bidang pendidikan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat bagi keluarga tidak mampu, serta Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi.

“Pendidikan adalah cara terbaik untuk memperbaiki kualitas bangsa di masa depan,” ujarnya.

Selain sektor pendidikan, penguatan ekonomi berbasis pertanian juga menjadi perhatian pemerintah. Muzani mengapresiasi langkah Pemprov Lampung dalam menjaga stabilitas harga komoditas unggulan, seperti singkong yang mencapai Rp1.350 per kilogram dan jagung yang stabil di kisaran Rp6.500 per kilogram.

Ia menilai kekuatan ekonomi Lampung bertumpu pada sektor pertanian. “Kekayaan orang Lampung bukan dari tambang, karena di sini tidak ada tambang. Kekayaan itu dari beras, jagung, dan singkong,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Hadiri Promosi Doktor M Firsada

Saat ini, Pemprov Lampung juga tengah mematangkan skema hilirisasi hasil pertanian untuk menarik investasi di sektor industri pengolahan, seperti cokelat, kopi, dan berbagai produk pangan lainnya.

Muzani juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan agar pembangunan dapat berjalan lancar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat toleransi dan kerukunan di tengah dinamika geopolitik global.

Kegiatan tersebut ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Buchori Muslim, sebagai simbol kolaborasi antara ulama dan umara dalam menciptakan suasana daerah yang kondusif serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Mirzani Ajak Warga Lamsel Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan
KPTPH Lampung Pastikan Stok dan Keamanan Pangan Aman Jelang Idulfitri
Jihan Nurlela Serahkan 130 Paket Sembako untuk Siswa Difabel
Safari Ramadhan di Lampung Timur, Wagub Jihan Tinjau Infrastruktur dan Salurkan Bantuan
Jihan Terima Kanwil Ditjenpas, Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
Pemkab Tulang Bawang Ajukan Pinjaman Rp43 Miliar, DPRD Lampung Optimistis Bank Lampung Mampu
PLN Nyalakan Harapan 34 Keluarga Pra Sejahtera di Lampung
Negosiasi Mentok, OpenAI Digugat Asosiasi Media Denmark

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:25 WIB

Mirzani Ajak Warga Lamsel Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:06 WIB

KPTPH Lampung Pastikan Stok dan Keamanan Pangan Aman Jelang Idulfitri

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:00 WIB

Jihan Nurlela Serahkan 130 Paket Sembako untuk Siswa Difabel

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:55 WIB

Safari Ramadhan di Lampung Timur, Wagub Jihan Tinjau Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemkab Tulang Bawang Ajukan Pinjaman Rp43 Miliar, DPRD Lampung Optimistis Bank Lampung Mampu

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:31 WIB

PLN Nyalakan Harapan 34 Keluarga Pra Sejahtera di Lampung

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:25 WIB

Negosiasi Mentok, OpenAI Digugat Asosiasi Media Denmark

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Pesantren

Jumat, 6 Mar 2026 - 23:53 WIB