Ratusan warga memadati Plaza Tugu Suhunan Riyah, Kompleks Pertigaan Jalan Uluan Nughik, Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Senin malam (1/9/2025). Mereka antusias menyaksikan gelaran seni dan budaya bertajuk “Kenawat Cakak”.
Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Acara yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 RI ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menjadikan seni dan tradisi sebagai ruh pembangunan daerah.
Gelaran yang diprakarsai Pemerintah Tiyuh Gedung Ratu tersebut menampilkan parade musik, tari tradisional, hingga pembacaan puisi oleh para pemimpin daerah dan tokoh masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana kebersamaan makin terasa saat Bupati Tubaba, Novriwan Jaya membuka sesi pembacaan puisi, diikuti oleh Wakil Bupati Nadirsyah, Kapolres AKBP Sendi Antoni, Kajari Mochamad Iqbal, Camat Tulangbawang Udik Iwan Setiawan, Kepalo Tiyuh Gedung Ratu Juaini Bandasyah, Kepala DPMPTSP Ahmad Hariyanto, serta Ketua PWI Tubaba Dedi Priyono.
Sebagai penampilan spesial, mantan Bupati Tubaba, Umar Ahmad, turut membacakan puisi. Kehadirannya menghadirkan nostalgia sekaligus apresiasi publik atas kiprahnya membangun ruang seni dan budaya sejak masa kepemimpinannya.
Selain tokoh daerah, penampilan Dewan Kesenian Tubaba, pelajar, serta kelompok budaya lokal semakin memperkaya suasana dengan tari tradisional, musik Lampung, dan puisi dari generasi muda.
Antusiasme masyarakat yang tumpah ruah di lokasi menjadi bukti bahwa seni dan budaya mendapat tempat istimewa di hati warga Tubaba.
“Kenawat Cakak menegaskan seni sebagai media pemersatu, sarana ekspresi, sekaligus fondasi identitas daerah,” ujar Kepalo Tiyuh Gedung Ratu, Juaini Bandasyah. (*)








