Kejari Tubaba Tekankan Transparansi Dana Desa

ari

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transparansi tata kelola keuangan dan perencanaan pembangunan kembali menjadi perhatian utama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat (Tubaba).

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Hal itu disampaikan dalam Evaluasi Khusus Program Jaga Desa di Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulangbawang Udik, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan evaluasi yang melibatkan Tim Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh (Sikebut), gabungan Kejari Tubaba, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), camat, serta perwakilan Apdesi, menyoroti pengelolaan Dana Desa, Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT), hingga koperasi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemkab Tubaba Perketat Pengawasan Pembangunan Gedung Kantor Bersama

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mewakili Kajari Mochamad Iqbal, menegaskan evaluasi bukan sekadar pemeriksaan, melainkan juga pembinaan dan pendampingan.

“Kami ingin mendorong pemerintah tiyuh melaksanakan tugas secara optimal. Tata kelola keuangan dan perencanaan pembangunan harus berjalan baik. Kejaksaan siap menjadi mitra konsultasi sesuai kapasitas kami,” ujarnya.

Ardi menekankan pentingnya transparansi sistem keuangan di BUMT dan Koperasi Desa Merah Putih. Apalagi, tahun ini terdapat penyertaan modal sebesar 20 persen untuk BUMT, serta rencana pemanfaatan Dana Desa sebagai jaminan pinjaman modal ke Bank Himbara.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Gelar PPIM dan Dianpinru Angkatan I 2025

“Semua harus jelas dan terencana,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan perubahan pola pendampingan desa. Kedepan, bimbingan teknis (bimtek) tidak lagi menjadi prioritas, melainkan fokus pada hasil pemetaan permasalahan di lapangan agar solusi lebih tepat sasaran.

Selain itu, inventarisasi aset tanah tiyuh juga diingatkan agar pengelolaan aset lebih profesional dan terhindar dari potensi masalah hukum.

Kejari turut mendorong pembangunan opini publik yang komprehensif, tidak hanya lewat baliho atau spanduk, tetapi juga melalui publikasi media yang objektif.

“Publikasi media adalah instrumen penting untuk mendorong akuntabilitas dan membangun kepercayaan masyarakat,” kata Ardi.

Baca Juga  Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN

Ardi menambahkan, evaluasi ini menjadi peringatan bagi seluruh tiyuh di Tubaba agar penggunaan Dana Desa direncanakan secara matang, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Camat Tulangbawang Udik, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa Tiyuh Gading Kencana merupakan desa hasil pemekaran tahun 2022 dan baru menerima Dana Desa pada 2024.

“Tahun ini baru tahun kedua Gading Kencana mengelola Dana Desa. Wajar bila masih ada kekurangan. Kami berharap pembinaan dan arahan lebih intensif, bukan hanya di sini, tapi juga di tiyuh lainnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat
Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN
Papa Rock n Roll Gelar Tubaba Berirama, UMKM Berjaya
Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Tubaba Gelar Pam Rawan Pagi
ADD Tubaba 2026 Menyusut, Siltap Kepala Tiyuh dan Aparatur Ikut Terpangkas
Kementerian PUPR Survei Lahan Usulan Sekolah Rakyat di Tubaba
Kejari Tubaba Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Revolving Sapi ke Pidsus

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:52 WIB

Yozi Rizal Minta Pemerintah Pusat Transparan soal Pencabutan HGU Anak Usaha SGC di Lampung

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:41 WIB

Rokok Ilegal Marak, DPRD Lampung Dorong Penindakan Menyeluruh

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Imigrasi Kalianda Gelar Syukuran Hari Bakti ke-76

Senin, 26 Jan 2026 - 18:48 WIB